Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Pemprov Bali Tegaskan Komitmen Pencegahan dan Penanganan Kecurangan dalam Program JKN
beritabali/ist/Pemprov Bali Tegaskan Komitmen Pencegahan dan Penanganan Kecurangan dalam Program JKN.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen kuatnya untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kecurangan (anti-fraud) dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan Program JKN yang bersih, transparan, dan berintegritas di Provinsi Bali.
Dalam pernyataannya, Dewa Made Indra menyampaikan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya diukur dari banyaknya peserta atau luasnya cakupan layanan, tetapi juga dari tingginya integritas dan akuntabilitas seluruh ekosistem JKN.
“Kecurangan dalam layanan kesehatan, sekecil apa pun bentuknya, dapat merusak kepercayaan masyarakat dan mencederai nilai-nilai gotong royong yang menjadi dasar Program JKN.
Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk menolak segala bentuk kecurangan, gratifikasi, maupun penyuapan dalam pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan,” tegas Dewa Made Indra.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah membentuk tim pencegahan dan penanganan kecurangan program JKN (PK JKN) serta telah membuat surat edaran terkait optimalisasi peran tim pencegahan dan penanganan kecurangan di Provinsi Bali.
Ia juga menyatakan bahwa akan terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dalam mencegah potensi kecurangan.
Pengawasan dan evaluasi kepada pelaksanaan Program JKN akan terus dilakukan untuk memastikan setiap layanan diberikan kepada masyarakat khususnya masyarakat Provinsi Bali dapat dilaksanakan secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami percaya bahwa pelayanan publik yang berkualitas harus dibangun di atas fondasi integritas. Kami di Provinsi Bali bertekad menjaga kepercayaan masyarakat melalui tata kelola yang bersih dan profesional,” tambahnya.
Komitmen ini sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta mendukung pengendalian gratifikasi dan pencegahan penyuapan di seluruh unit pelayanan publik.
“Integritas adalah kunci pelayanan publik yang sehat dan berkeadilan. Mari bersama-sama menjaga amanah rakyat dan memastikan setiap rupiah iuran JKN dikelola dengan penuh tanggung jawab demi kesehatan seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Dewa Made Indra.
Editor: Redaksi
Reporter: BPJS Denpasar
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1481 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik