Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Badung Tanam 44 Ribu Pohon Rehabilitasi 70 Hektare Lahan Kritis

Senin, 20 Oktober 2025, 17:53 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Badung Tanam 44 Ribu Pohon Rehabilitasi 70 Hektare Lahan Kritis.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Kabupaten Badung bersiap menggelar aksi besar penyelamatan lingkungan.

Puluhan hektare lahan kritis yang tersebar di enam kecamatan akan direhabilitasi melalui program “Semesta Berencana”, sebuah gerakan hijau yang digagas Pemerintah Provinsi Bali untuk memulihkan ekosistem yang mulai terdegradasi.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, I Wayan Narayana, menyampaikan, total lahan kritis ditemukan di Badung mencapai 70,6 hektare.

Untuk memulihkannya, dibutuhkan sekitar 44.149 bibit pohon yang akan ditanam serentak di sejumlah titik rawan.

“Kecamatan Petang menjadi wilayah dengan lahan kritis terluas, mencapai 66 hektare, jauh di atas Kuta (2,2 ha) dan Abiansemal (1,9 ha). Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu erosi dan menurunkan kualitas ekosistem sungai,” katanya, saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Senin, (20/10/2025), Puspem Badung.

Menurutnya, kondisi lahan di lapangan cukup memprihatinkan. “Banyak area yang sudah tandus, bahkan ada yang baru dibuka dan belum tertanami kembali. Beberapa bantaran sungai juga kehilangan pepohonannya,” imbuhnya.

Aksi penghijauan ini akan dilakukan secara serentak di 11 titik strategis, melibatkan sinergi lintas lembaga antara pemerintah provinsi, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, dan Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Fokus kegiatan berada di sepanjang tiga alur sungai besar: Tukad Ayung, Tukad Badung/Tukad Penet, dan Tukad Mati.

“Penanaman akan digelar bertepatan dengan Tumpek Wariga, hari suci penghormatan terhadap tumbuh-tumbuhan. Ini momentum yang sangat tepat untuk menghidupkan kembali semangat menjaga bumi", paparnya.

Puncak kegiatan akan dipusatkan di Bendung D.I. Mambal, Tukad Ayung, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Aksi besar ini melibatkan lebih dari 250 peserta, mulai dari OPD, Perumda, komunitas lingkungan, pelajar SD dan SMP, hingga aparat TNI/Polri.

“Seluruh elemen kami libatkan. Ini bukan hanya kegiatan simbolis, tapi gerakan nyata untuk masa depan lingkungan Badung yang lebih hijau,” ucap Narayana.

Gerakan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menjaga keseimbangan alam serta memperkuat komitmen Badung sebagai kabupaten ramah lingkungan di Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami