Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Mandor Proyek di Pejeng Ternyata Dibunuh Tiga Pekerjanya, Motif Sakit Hati Terungkap
beritabali/ist/Mandor Proyek di Pejeng Ternyata Dibunuh Tiga Pekerjanya, Motif Sakit Hati Terungkap.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Misteri tewasnya mandor proyek irigasi, I Wayan Sedhana, di Subak Tenggaling, Banjar Puseh, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, akhirnya terkuak.
Polisi menangkap tiga pelaku yang ternyata merupakan buruh proyek sekaligus anak buah korban sendiri. Ketiga pelaku asal Jawa Timur berinisial MA, MF, dan SF diringkus tanpa perlawanan di kawasan Gumitir, perbatasan Jember–Banyuwangi, Rabu (29/10/2025).
Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma dalam konferensi pers, Jumat (31/10/2025), menyampaikan bahwa pelaku sebelumnya kabur menggunakan sepeda motor Honda Vario milik korban.
“Kami amankan tiga pelaku tanpa perlawanan setelah mereka melarikan diri pascakejadian,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Gianyar dan Polsek Tampaksiring, motif aksi keji itu ternyata dipicu sakit hati mendalam.
Baca juga:
Kematian Mandor Proyek di Pejeng Bikin Keluarga Terpukul, Dikenal Rajin dan Tak Banyak Bicara
“Ketiganya mengaku kerap dimarahi dan bahkan ditampar oleh korban saat bekerja di proyek irigasi di Subak Tenggaling,” jelas Kapolres Chandra.
Rasa dendam kemudian memuncak hingga menimbulkan tragedi. “Korban lebih dulu dipukul di bagian kepala hingga tersungkur, lalu pelaku menggorok leher korban menggunakan gergaji,” beber Kapolres.
Setelah memastikan korban tak bernyawa, para pelaku membawa lari sepeda motor korban dan melanjutkan pelarian ke Jawa Timur. Polisi melakukan pengejaran dan pelacakan hingga akhirnya menangkap mereka di lokasi persembunyian yang sama.
“Kami kenakan pasal berlapis, yakni pembunuhan dan pencurian, mengingat para pelaku juga membawa barang milik korban,” tegasnya.
Peristiwa itu terjadi pada siang hari di lokasi proyek yang saat itu sepi tanpa saksi mata. Polisi kini masih mendalami apakah pembunuhan tersebut dilakukan spontan atau sudah direncanakan sebelumnya.
“Untuk sementara, motif utama adalah sakit hati. Namun kami tetap dalami apakah ada unsur perencanaan,” tambah Kapolres Chandra.
Ia juga mengapresiasi kerja cepat jajarannya yang berhasil mengungkap pelaku dalam waktu singkat.
“Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Gianyar,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli