Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Pohon Besar Tumbang Tutup Jalur Utama di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebuah pohon besar tumbang dan menutup ruas Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Senin (1/12) malam.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.40 WITA di KM 58–59, dekat Rumah Makan Legenda Kampung, Banjar Pengeragoan Dauh Tukad, itu menyebabkan arus kendaraan sempat tersendat.
Pohon jenis sonokeling tersebut roboh setelah wilayah Jembrana diguyur hujan deras disertai angin kencang. Kondisi ini membuat jalur utama penghubung antarprovinsi itu tidak bisa dilalui sementara.
Begitu menerima laporan warga, Unit Kegiatan Lapangan (UKL) 1 Polsek Pekutatan di bawah pimpinan Aiptu Komang Suarsa langsung menuju lokasi. Setibanya di sana, personel bersama masyarakat sekitar bergerak cepat membersihkan batang pohon yang melintang menggunakan peralatan sederhana.
Untuk mencegah kemacetan lebih parah, petugas menerapkan sistem buka–tutup selama proses pembersihan berlangsung. Sekitar pukul 01.00 WITA, jalan sudah kembali aman dilintasi dan lalu lintas kembali lancar. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian yang ditimbulkan dari kejadian ini.
Kasi Humas Polres Jembrana, IPDA I Putu Budi Arnaya, menyampaikan bahwa langkah cepat Polsek Pekutatan merupakan bentuk kesiapsiagaan anggota Polri dalam situasi darurat, terutama saat cuaca ekstrem.
“Setiap laporan dari masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Penanganan pohon tumbang ini menjadi contoh bahwa Polres Jembrana selalu siap menjaga keselamatan pengguna jalan,” jelasnya seizin Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di kawasan rawan dan tidak ragu menghubungi layanan darurat Polri 110 jika menemukan kondisi berbahaya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun