Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Pelajar Tewas Tenggelam di Bendungan Penarungan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang pelajar berinisial IKAAP (14) dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di Bendungan Penarungan, Banjar Tegal, Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Minggu (14/12/2025) sore.
Korban yang merupakan warga Kelurahan Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar, sempat terseret arus saat berenang di bendungan tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Mangusada Kapal, Mengwi, Badung.
"Korban diduga tenggelam karena terseret pusaran arus saat berenang ke tengah bendungan," beber PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Senin (15/12/2025).
Berdasarkan keterangan saksi, korban datang ke lokasi bendungan bersama 19 orang temannya. Mereka sempat berfoto dengan membentangkan banner grup persahabatan bertuliskan Trazak (TRAVENZA dan ASTRAX) di tiang besi jembatan bendungan.
Karena cuaca panas, korban bersama dua rekannya kemudian turun ke bagian barat bendungan untuk mandi. Saat itu, korban sempat mengajak salah satu saksi berinisial INRD (14) untuk berenang ke tengah pusaran air.
"Saksi menolak ajakan tersebut dan sempat memperingatkan korban agar tidak ke tengah pusaran karena arus air sangat deras dan dalam," ucap Aiptu Ayu.
Namun korban tetap nekat berenang ke tengah. Tidak lama berselang, korban terseret arus dan tenggelam. Saksi sempat melihat korban mengangkat tangan meminta pertolongan, namun derasnya arus membuat upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan.
"Teman korban meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kepada pihak kepolisian," jelas Aiptu Ayu.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan Basarnas Provinsi Bali, BPBD Badung, dan Satpolairud Polres Badung segera melakukan pencarian. Sekitar pukul 16.43 Wita, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mangusada Kapal Badung menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil identifikasi Polres Badung menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka goresan di bagian tengkuk diduga akibat terkena besi jangkar saat proses pencarian, sementara busa bercampur darah yang keluar dari mulut dan hidung korban disebabkan paru-paru kemasukan air.
"Diindikasi korban tenggelam diduga akibat terseret arus pada saat berenang ke tengah pusaran. Disamping itu, keterlambatan pertolongan, mengingat teman-teman korban tidak ada yang berani menolong akibat arus bendungan yang sangat deras membuat nyawa korban tidak tertolong," bebernya mengakhiri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 245 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 199 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 184 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 174 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 159 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar