Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Usai Lompat dari Jembatan, Pelajar SMP di Badung Jalani Pembinaan Mental

Kamis, 18 Desember 2025, 10:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Usai Lompat dari Jembatan, Pelajar SMP di Badung Jalani Pembinaan Mental.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Seorang pelajar SMP berinisial NKS (13) yang nyaris tewas bunuh diri di Jembatan Tukad Ngongkong, Desa Sulangai, Petang, Badung pada Senin 15 Desember 2025, telah dipulangkan ke rumah orang tuanya. 

Namun korban tetap menjalani pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan di RSUD Mangusada, Kapal, Mengwi.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Inastuti SH menyampaikan kondisi korban mulai membaik setelah kejadian. Ia menyebut korban kini berada di rumahnya di Desa Delok/Sidan, Petang.

"Ya, pelajar itu sudah dikembalikan ke orang tuanya untuk dilakukan pembinaan," ungkap Aiptu Ayu, pada Rabu, 17 Desember 2025.

Pihak kepolisian Polsek Petang bersama keluarga terus memberikan pembinaan mental terhadap NKS. Upaya ini dilakukan agar korban tidak mengulangi perbuatan serupa, terlebih setelah mengaku sering dibully teman sekelasnya.

Selama pembinaan berlangsung, keluarga turut membawa NKS menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD Mangusada.

"Jadi, kemarin itu korban setelah diobatin di Puskesmas 1 Petang dilanjutkan dengan rawat jalan di rumah. Hari ini (Rabu 17 Desember 2025, red) seharusnya pemeriksaan lanjutan ke RSUD Mangusada tapi belum diketahui apakah korban datang atau tidak," beber Aiptu Ayu.

Dari keterangan kepolisian, korban mengaku memang telah berniat bunuh diri karena merasa malu menjadi bahan perundungan setelah foto berpelukan dengan pacarnya diviralkan di media sosial.

Sepulang sekolah, Senin siang, korban tidak kembali ke rumah dan justru berkendara hingga tiba di lokasi jembatan Tukad Ngongkong pada malam hari.

NKS mengaku sudah berada di atas jembatan sebelum meloncat ke jurang. Namun ia mengaku tidak sadar dirinya tiba-tiba berada di dasar jurang dalam kondisi selamat. Korban hanya mengalami sejumlah luka ringan di bagian wajah dan paha.

"Korban juga heran mengapa dirinya sudah sampai ke dasar jurang dalam keadaan selamat, padahal dari atas jembatan ke dasar jurang itu ketinggiannya kira-kira 70 meter," ungkap Aiptu Ayu.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, kepolisian berharap pembinaan mental membantu memulihkan kondisi psikologis korban sekaligus mencegah upaya serupa terulang.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami