Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Usai Lompat dari Jembatan, Pelajar SMP di Badung Jalani Pembinaan Mental
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang pelajar SMP berinisial NKS (13) yang nyaris tewas bunuh diri di Jembatan Tukad Ngongkong, Desa Sulangai, Petang, Badung pada Senin 15 Desember 2025, telah dipulangkan ke rumah orang tuanya.
Namun korban tetap menjalani pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan di RSUD Mangusada, Kapal, Mengwi.
PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Inastuti SH menyampaikan kondisi korban mulai membaik setelah kejadian. Ia menyebut korban kini berada di rumahnya di Desa Delok/Sidan, Petang.
"Ya, pelajar itu sudah dikembalikan ke orang tuanya untuk dilakukan pembinaan," ungkap Aiptu Ayu, pada Rabu, 17 Desember 2025.
Pihak kepolisian Polsek Petang bersama keluarga terus memberikan pembinaan mental terhadap NKS. Upaya ini dilakukan agar korban tidak mengulangi perbuatan serupa, terlebih setelah mengaku sering dibully teman sekelasnya.
Selama pembinaan berlangsung, keluarga turut membawa NKS menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD Mangusada.
"Jadi, kemarin itu korban setelah diobatin di Puskesmas 1 Petang dilanjutkan dengan rawat jalan di rumah. Hari ini (Rabu 17 Desember 2025, red) seharusnya pemeriksaan lanjutan ke RSUD Mangusada tapi belum diketahui apakah korban datang atau tidak," beber Aiptu Ayu.
Dari keterangan kepolisian, korban mengaku memang telah berniat bunuh diri karena merasa malu menjadi bahan perundungan setelah foto berpelukan dengan pacarnya diviralkan di media sosial.
Sepulang sekolah, Senin siang, korban tidak kembali ke rumah dan justru berkendara hingga tiba di lokasi jembatan Tukad Ngongkong pada malam hari.
NKS mengaku sudah berada di atas jembatan sebelum meloncat ke jurang. Namun ia mengaku tidak sadar dirinya tiba-tiba berada di dasar jurang dalam kondisi selamat. Korban hanya mengalami sejumlah luka ringan di bagian wajah dan paha.
"Korban juga heran mengapa dirinya sudah sampai ke dasar jurang dalam keadaan selamat, padahal dari atas jembatan ke dasar jurang itu ketinggiannya kira-kira 70 meter," ungkap Aiptu Ayu.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, kepolisian berharap pembinaan mental membantu memulihkan kondisi psikologis korban sekaligus mencegah upaya serupa terulang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang