Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sabu-sabu dan Ekstasi Serbu Bali Jelang Nataru, Polda Perketat Pengawasan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali meningkatkan kewaspadaan dalam memerangi peredaran narkoba.
Langkah itu ditegaskan Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombespol Radiant saat pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolda Bali, Kamis 18 Desember 2025.
Kombespol Radiant menyebut, kasus narkotika di wilayah hukum Polda Bali cenderung meningkat setiap tahun, menandakan tingginya permintaan pasar, terutama menjelang momen tertentu seperti libur akhir tahun.
“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah kiriman dari luar negeri, yakni Thailand dan Malaysia. Barang bukti ini dipersiapkan untuk dipasarkan saat pergantian tahun. Oleh karena ini perketat pengawasan utamanya di daerah wisata. Para tersangka yang kita tangkap dari barang bukti ini semuanya WNI yang berperan sebagai pengedar,” pungkasnya.
Menjelang Nataru, Polda Bali akan meningkatkan pengawasan di wilayah rawan seperti Kuta, Canggu, Denpasar hingga Tabanan. Sekitar sepertiga personel Ditresnarkoba dikerahkan dan dibagi ke seluruh kabupaten/kota.
Jenis narkotika yang paling banyak beredar di Bali jelang Nataru didominasi ekstasi dan sabu. Harga sabu berkisar Rp1,5 juta–Rp2 juta per gram, sementara ekstasi masih menjadi primadona di kalangan pengguna domestik.
“Peminatnya mayoritas WNI. Untuk WNA, kasus yang sering kami temukan biasanya kokain, namun saat ini trennya sudah menurun karena pengawasan diperketat,” ungkap Radiant.
Meski tren peredaran narkoba masih tinggi, kenaikan jumlah barang bukti dan tersangka disebut hanya tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Ditresnarkoba menilai langkah preemtif, preventif dan represif akan terus dikedepankan melalui penyuluhan, sosialisasi, dan penindakan tegas.
"Berbagai upaya telah dilakukan Polda Bali dalam memerangi narkoba, mulai dari langkah preemtif, preventif, hingga represif dalam hal penegakan hukum,” ungkapnya.
Selain meningkatkan operasi, Polda Bali mengajak masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan dari peredaran gelap narkoba.
“Mari kita jadikan anak-anak dan generasi muda sebagai aset bangsa yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ini tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan