Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Kapolres Gianyar Ingin Anggota Postur Ideal: Polisi Gemuk Kalah Cepat dengan Maling
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Polres Gianyar terus berupaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia melalui dua program internal, yakni Program Bersinar dan pelatihan bahasa asing. Kedua program ini menyasar peningkatan kebugaran fisik sekaligus kemampuan komunikasi anggota kepolisian.
Kapolres Gianyar AKBP Candra C. Kesuma menjelaskan, Program Bersinar merupakan singkatan dari Berat Seimbang Inovatif Aktif dan Bugar. Program ini dikhususkan bagi anggota yang mengalami kelebihan berat badan agar memiliki postur tubuh yang lebih ideal dan proporsional.
“Program Bersinar ini untuk internal Polres Gianyar, khususnya bagi anggota yang overweight. Tujuannya membentuk postur ideal agar terlihat bagus dan tidak berperut buncit, sekaligus menurunkan berat badan,” ujar AKBP Candra.
Menurutnya, hingga saat ini sekitar 50 personel telah mengikuti Program Bersinar. Keikutsertaan dalam program ini bersifat sukarela dan terbuka bagi seluruh anggota yang ingin memperbaiki kondisi fisik.
“Kami berikan kesempatan bagi yang ingin ikut,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembinaan dari instruktur dan mengikuti berbagai kegiatan fisik, mulai dari senam hingga latihan kebugaran. Kapolres menegaskan, kondisi fisik yang ideal sangat berpengaruh terhadap performa anggota saat bertugas di lapangan.
“Kalau postur tidak ideal, itu bisa berimplikasi ke performa. Bagaimana polisi gemuk, kalah cepat dengan maling,” katanya.
Selain pembinaan fisik, Polres Gianyar juga menyelenggarakan pelatihan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Program ini diikuti oleh sekitar 200 personel dan dilaksanakan dua kali dalam sepekan, serta dilengkapi dengan sertifikasi bagi peserta.
“Kami ingin anggota fasih berbahasa Inggris karena ini sangat diperlukan, terutama dalam memberikan pelayanan kepada warga negara asing,” ujar AKBP Candra.
Ia menambahkan, kemampuan berbahasa asing menjadi kebutuhan penting bagi anggota Polri agar mampu berkomunikasi dengan baik dan memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan mancanegara di Bali.
“Jangan sampai ada polisi ketika WNA datang justru kebingungan karena tidak mengerti bahasanya. Polisi harus bisa berkomunikasi dan memberikan solusi,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5473 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3471 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2305 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1101 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan