Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Jasad Pria asal Tabanan Ditemukan Membusuk di Kos Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga di kawasan Jalan Danau Beratan, Gang III, Nomor 3, Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam kamar kos, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Korban diketahui bernama I Wayan Eka Putra (41), warga asal Kabupaten Tabanan.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah membusuk dan wajahnya dikerumuni belatung. Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyogo menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh tetangga kamar bernama Salamah (46).
Saksi saat itu hendak mencuci piring di tempat cuci yang berada di sebelah kamar korban. Namun ketika akan menyalakan mesin pompa air, saksi mencium bau busuk yang menyengat dari arah kamar korban.
"Saksi mencium ada aroma busuk, dan melihat ke dalam kamar korban melalui jendela kamar. Saksi terkejut melihat korban tergeletak di depan pintu kamar dalam kondisi membusuk," ucap AKP Apriyoga, Jumat (9/1/2026).
Temuan tersebut kemudian dilaporkan saksi kepada pemilik kos, Ida Bagus Suamba Ditya (22), serta seorang warga lainnya, Deden Nurdin (19). Ketiganya kembali mengecek kamar korban melalui jendela sebelum akhirnya menghubungi pihak kepolisian.
Mendapat laporan itu, tim identifikasi Polresta Denpasar bersama personel Polsek Denpasar Selatan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saat dilakukan identifikasi, korban ditemukan tergeletak di depan pintu kamar dengan posisi kepala mengarah ke utara dan kaki ke selatan, serta kedua tangan terlentang ke atas.
Petugas melihat jasad korban sudah dalam kondisi membengkak hingga tubuh membungkuk, dengan wajah dikerumuni belatung. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek tanpa baju. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit ponsel merek Oppo yang berada di atas kasur korban, dua botol obat tetes mata Cendo Lyteers, dua pepel obat Metformin HCl 500, sebuah kartu e-money Bank Mandiri, serta surat berobat dari RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.
Baca juga:
Jasad Tersangkut Gorong-gorong di Tibubeneng
Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menuju kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
"Korban meninggal dunia diduga akibat sakit diabetes yang dideritanya. Dugaan tersebut sesuai dengan keterangan saksi Suamba Ditya, menerangkan korban selama ini mengidap penyakit diabetes," tegas Kapolsek.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3866 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1821 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang