Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Belum ada Titik Temu, Mediasi Gugatan Bali Towerindo vs Pemkab Badung Kembali Digelar
bbn/ilustrasi/Belum ada Titik Temu, Mediasi Gugatan Bali Towerindo vs Pemkab Badung Kembali Digelar.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sidang mediasi antara PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) dan Pemerintah Kabupaten Badung kembali dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/1/2026).
Perkara ini berkaitan dengan gugatan wanprestasi dalam perjanjian kerja sama pembangunan menara telekomunikasi di wilayah Badung.
Agenda mediasi akan digelar di Pengadilan Negeri Denpasar sebagai kelanjutan dari upaya penyelesaian sengketa di luar persidangan. Hingga saat ini, proses mediasi yang telah berjalan belum menghasilkan kesepakatan di antara kedua belah pihak.
Gugatan yang diajukan Bali Towerindo terhadap Pemkab Badung tercatat dengan Nomor 1372/Pdt.G/2025/PN Dps. Dalam catatan pengadilan, mediasi telah dilakukan sebanyak empat kali dan masih menemui jalan buntu. Proses mediasi tersebut dipimpin oleh hakim mediator Ni Luh Suantini.
Dalam pokok perkaranya, Bali Towerindo menilai Pemkab Badung tidak menjalankan kewajiban sesuai perjanjian kerja sama penyediaan infrastruktur menara telekomunikasi. Salah satu poin yang dipersoalkan adalah tidak dilakukannya pembongkaran seluruh menara telekomunikasi eksisting setelah menara milik Bali Towerindo beroperasi selama satu tahun di Badung.
Pengamat telekomunikasi Kamilov Sagala menilai, jika mediasi kembali gagal, persidangan lanjutan berpotensi membuka detail perjanjian awal kerja sama antara Bali Towerindo dan Pemkab Badung yang telah berjalan sejak 2007.
Menurutnya, dokumen perjanjian tersebut akan menjadi penentu dalam menilai apakah terdapat praktik monopoli dalam skema pembangunan dan pengelolaan menara telekomunikasi di wilayah Badung.
“Kegagalan mediasi akan mengakibatkan terbukanya perjanjian awal mereka dan ini bagus karena bupati yang sekarang menjabat sangat memahami. Sebab, ia berperan sebagai kasatpol PP pada tahun itu,” jelasnya, Senin (19/1/2026).
Kamilov juga memprediksi masing-masing pihak akan menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat posisi di hadapan majelis hakim. Dari sisi Bali Towerindo, opsi menaikkan nilai gugatan atau meminta perpanjangan masa kerja sama dinilai bisa menjadi bagian dari strategi hukum.
Sementara itu, Pemkab Badung dinilai berpotensi menyampaikan argumen bahwa kebijakan yang diambil bertujuan menciptakan iklim persaingan usaha yang lebih sehat serta mendorong peningkatan kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat. (sumber: kontan.co.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2215 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan