Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Mitigasi Bencana Diperketat di Jalur Bangli–Karangasem
BERITABALI.COM, BANGLI.
Jajaran aparat gabungan di wilayah Kecamatan Tembuku mengintensifkan mitigasi bencana guna meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem. Kegiatan mitigasi dilakukan di ruas Jalan Raya Besakih, jalur Bangli–Karangasem, Kamis (22/1/2026).
Mitigasi bencana yang dilakukan berupa perompesan dahan dan batang pohon yang mengarah ke badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan tanah longsor yang kerap terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang.
Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Tembuku tergolong rawan bencana, khususnya tanah longsor dan pohon tumbang. Kondisi tersebut terutama terdapat di jalur jalan nasional penghubung Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Karangasem.
Ia menyebutkan, sepanjang jalur tersebut dikelilingi tebing dan jurang curam serta berbagai jenis pohon, terutama bambu, yang melintangi jalan. Situasi ini dinilai sangat berbahaya ketika terjadi hujan deras dan angin kencang.
Baca juga:
Urgensi Bandara Bali Utara, Pemerataan Insfrastruktur Pariwisata dan Persepektif Mitigasi Bencana
Untuk mencegah terjadinya korban, pihak kecamatan bersama Polsek Tembuku, Koramil Tembuku, serta aparat desa melakukan penyisiran di sepanjang jalur jalan. Seluruh pohon yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan dilakukan pemangkasan.
Sumardiana menambahkan, kegiatan mitigasi bencana sebenarnya telah rutin dilakukan. Namun, seiring kondisi alam yang saat ini dilanda cuaca ekstrem, upaya mitigasi tersebut lebih diintensifkan guna mengurangi risiko dan dampak yang dapat terjadi.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar selama musim penghujan. Warga diminta segera memangkas atau menebang pohon yang berpotensi menimbulkan bencana.
"Diharapkan dengan kesigapan dan kewaspadaan bersama, korban akibat cuaca ekstrem bisa dicegah," ujar I Putu Sumardiana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun