Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
LSD Menyebar ke Pejarakan, Total 3 Sapi Positif di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada sapi kini menyebar hingga ke Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Satu ekor sapi di desa tersebut dinyatakan positif terjangkit LSD setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat, pada Jumat (23/1) menjelaskan, kasus positif LSD tersebut diketahui setelah Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar mengambil sampel dari 25 ekor sapi di wilayah Desa Pejarakan pada Kamis (22/1).
Selain di Desa Pejarakan, dua ekor sapi di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, juga terkonfirmasi terjangkit penyakit yang sama. "Jadi hingga saat ini total sudah ada tiga ekor sapi yang terjangkit LSD," katanya.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian Buleleng telah mengajukan permohonan vaksin ke Dinas Pertanian Provinsi Bali. Vaksin tersebut nantinya akan diberikan kepada sapi yang masih sehat di Desa Pejarakan dan Desa Sumberklampok sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit.
Baca juga:
Dua Sapi di Sumberklampok Terjangkit LSD
“Kami memiliki 27 dokter hewan, sehingga dari sisi tenaga sudah siap. Kami berharap vaksin dari provinsi bisa segera didistribusikan ke Buleleng,” ujarnya.
Selain program vaksinasi, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan masyarakat, camat, serta perbekel di kedua desa terdampak. Salah satu langkah yang direncanakan adalah penerapan pembatasan lalu lintas keluar-masuk sapi dari wilayah Pejarakan dan Sumberklampok.
Baca juga:
Kementan Kirim 500 Vaksin LSD ke Jembrana
“Pembatasan ini bertujuan agar tidak ada sapi yang masuk atau keluar dari dua desa tersebut, sehingga penularan bisa dicegah. Namun, hal ini masih akan dibahas bersama, dan harus disepakati bersama,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli