Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Longsor Proyek di Ungasan, Dua Buruh Tewas Tertimbun
BERITABALI.COM, BADUNG.
Peristiwa tragis terjadi di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Jumat (23/1/2026) siang. Sejumlah buruh proyek tertimbun tanah longsor saat tengah bekerja. Akibat kejadian tersebut, dua orang buruh dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat.
Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Farhan dan Shohibul Hasan, keduanya kelahiran Probolinggo dan tinggal di Dusun Nyabrang, Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar. Sementara korban selamat bernama Mohammad Waki, kelahiran Probolinggo, yang berdomisili di Dusun Kemirian, Desa Bladokulon, Kecamatan Tegal Siwalan.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang juga rekan kerja korban, saat kejadian terdapat delapan pekerja yang sudah bekerja sejak pagi hari. Dari jumlah tersebut, tiga orang berada di bagian atas proyek, sementara lima lainnya berada di bawah.
Tak berselang lama setelah pekerjaan dimulai, terdengar suara gemuruh dari arah atas proyek. Suara tersebut berasal dari longsoran tanah yang terjadi secara tiba-tiba. Lima pekerja yang berada di bawah berhasil menyelamatkan diri dengan berlari menjauh, sedangkan tiga pekerja yang berada di atas tertimbun longsoran akibat senderan tembok yang ambruk.
"Tiga pekerja proyek yang berada di atas tertimbun longsor," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, Jumat (23/1/2026).
Mendapat laporan kejadian, Basarnas Denpasar segera menerjunkan 10 personel ke lokasi kejadian. Proses evakuasi turut didukung unsur TNI-Polri serta potensi SAR lainnya, dengan membawa kendaraan Rapid Deployment Land SAR Unit dan Rescue Car Type 1 beserta peralatan ekstrikasi.
Setibanya di lokasi, tim SAR terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat. Hal ini dilakukan mengingat kondisi di sekitar lokasi longsor masih labil dan ditemukan sejumlah retakan tanah.
"Dengan pertimbangan keselamatan dikerahkan peralatan berat. Meskipun peralatan berat beroperasi, tetap dalam pengawasan dari tim rescue," ujar Sidakarya.
Proses pencarian dilakukan secara bertahap dan hati-hati untuk menghindari potensi longsor susulan. Pengerukan awal menemukan tas milik korban, yang kemudian menjadi titik fokus pencarian. Pada pukul 14.40 Wita, korban Farhan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah Shohibul Hasan berhasil dievakuasi pada pukul 15.00 Wita.
"Dapat kami informasikan 1 orang dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan 2 orang dalam kondisi meninggal dunia," jelas Sidakarya.
Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD Prof. Ngoerah menggunakan ambulans milik Yayasan Masjid Al Fattah. Hingga sore hari, aparat Polsek Kuta Selatan masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Kapolsek Kuta Selatan AKP Bhayangkara Putra Sejati, SIK tampak berada di lokasi untuk berkoordinasi dengan tim terkait guna mendalami kronologis kejadian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan