Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perusahaan Roti Buang Sampah di Keramas, Satpol PP Tutup Reseller

Rabu, 28 Januari 2026, 11:44 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Perusahaan Roti Buang Sampah di Keramas, Satpol PP Tutup Reseller.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Minimnya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali terungkap di Kabupaten Gianyar. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar membongkar aksi oknum perusahaan roti yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan di pinggir Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Senin (26/1) malam.

Ironisnya, sampah yang dibuang tersebut diketahui berasal dari luar wilayah Kabupaten Gianyar, yakni dari Kota Denpasar. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat yang resah melihat tumpukan sampah di jalur strategis yang seharusnya dijaga kebersihannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Deteksi Dini Satpol PP Gianyar langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah kemasan produk roti di antara tumpukan sampah yang menjadi petunjuk awal untuk menelusuri asal sampah.

Kasatpol PP Gianyar I Putu Yudanegara menjelaskan, dari kemasan roti yang ditemukan tercantum alamat produksi sehingga memudahkan petugas memastikan sumber sampah.

“Dari kemasan roti yang kami temukan, tercantum alamat produksi. Dari situlah kami menelusuri dan memastikan sumber sampah berasal dari sebuah perusahaan roti di wilayah Denpasar Timur,” ujar Yudanegara.

Setelah dilakukan klarifikasi, pihak perusahaan mengakui bahwa sampah tersebut dibuang oleh salah satu pekerjanya. Pekerja bernama Andika (20) mengaku membuang sampah pada Senin (26/1) sekitar pukul 01.00 WITA sepulang mengantar roti ke salah satu toko reseller di Jalan Kebo Iwa, Gianyar. Ia berdalih melihat tumpukan sampah di lokasi tersebut dan memilih membuang sampah tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.

Yudanegara menilai alasan tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terlebih dilakukan di jalur utama penghubung antarkabupaten yang memiliki nilai strategis serta berkaitan dengan citra pariwisata Bali.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak perusahaan kemudian mendatangi lokasi pembuangan sampah pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WITA. Sejumlah pekerja dikerahkan dengan membawa peralatan kebersihan serta dua unit mobil pikap untuk mengangkut sampah yang berserakan.

“Proses pembersihan kami awasi langsung. Dimulai pukul 21.00 WITA hingga sekitar 23.30 WITA, dan kami pastikan seluruh sampah dibersihkan sampai lokasi benar-benar bersih,” tegas Yudanegara.

Satpol PP Gianyar juga mengawal kendaraan pengangkut sampah milik perusahaan tersebut hingga kembali ke Denpasar guna memastikan sampah dibuang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penindakan berlanjut keesokan harinya. Pada Selasa (27/1) pagi, pihak perusahaan dipanggil ke kantor Satpol PP Gianyar untuk menjalani pembinaan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar. Perusahaan diminta membuat surat pernyataan serta berkomitmen tidak mengulangi perbuatan serupa.

Selain itu, satu toko reseller roti milik perusahaan tersebut di Jalan Kebo Iwa, Gianyar, dihentikan sementara operasionalnya lantaran tidak dapat menunjukkan kelengkapan izin usaha.

“Satu toko reseller kami tutup sementara sampai seluruh perizinannya dilengkapi. Ini bagian dari penegakan aturan,” jelas Yudanegara.

Yudanegara menegaskan bahwa tindakan membuang sampah sembarangan, apalagi dilakukan lintas kabupaten, merupakan pelanggaran serius yang merusak lingkungan serta mencederai upaya menjaga kebersihan ruang publik dan citra daerah.

“Ini peringatan keras bagi pelaku usaha maupun masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan tidak bisa ditawar. Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami