Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Sudah SP 3, Bangunan di Sempadan Pantai Bunutan Terancam Dibongkar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ketegasan Satpol PP Karangasem dalam menegakkan Peraturan Daerah kembali diuji menyusul diterbitkannya Surat Peringatan (SP) 3 kepada pemilik bangunan yang melanggar sempadan pantai di Banjar Lean, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem.
Surat peringatan terakhir tersebut dikeluarkan setelah SP 2 sebelumnya tidak diindahkan oleh pemilik bangunan. Dengan diterbitkannya SP 3, tahapan penertiban telah memasuki fase akhir yang berujung pada pembongkaran paksa.
Kasatpol PP Karangasem Ida Bagus Eka Ananta Wijaya membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026). Ia menyebutkan bahwa jajarannya kini tengah mempersiapkan langkah lanjutan sesuai prosedur.
"Ya sudah SP 3, saat ini masih mempersiapkan peralatan dan administrsi tambahan untuk pembongkaran, nanti kami sampaikan jika saat ya eksekusi," jelas Ananta.
Sebelumnya, Satpol PP Karangasem telah memberikan kesempatan kepada pemilik bangunan untuk melakukan pembongkaran secara mandiri sesuai hasil kesepakatan dalam pertemuan terdahulu. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, upaya pembongkaran mandiri tak kunjung dilakukan.
Kondisi tersebut membuat Satpol PP melanjutkan tahapan penegakan dengan menerbitkan SP 2, hingga akhirnya berujung pada SP 3 karena tidak adanya itikad baik dari pemilik bangunan.
Sebelum surat peringatan diterbitkan, gabungan Komisi I dan II DPRD Karangasem sempat menggelar rapat kerja dengan menghadirkan sejumlah OPD terkait, di antaranya Satpol PP, Dinas PUPR, dan instansi perizinan. Dalam rapat tersebut terungkap dugaan bahwa bangunan tersebut berdiri di atas lahan yang bukan milik pemilik bangunan, lantaran belum adanya dokumen kepemilikan resmi yang dapat ditunjukkan.
DPRD Karangasem pun mendesak OPD terkait untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak menjadi preseden buruk bagi pelaku usaha lainnya. Terlebih, berdasarkan kajian Dinas PUPR, bangunan tersebut dinyatakan melanggar sempadan pantai. Dewan juga menyatakan akan membentuk panitia khusus (pansus) guna menyikapi persoalan tersebut secara lebih mendalam.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3859 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1529 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun