Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Surat Penagihan Pajak Palsu Catut BPKAD Karangasem Beredar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aksi penipuan dengan modus penagihan pajak kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Karangasem. Kali ini, oknum tidak bertanggung jawab menyebarkan surat penagihan pajak palsu dengan mengatasnamakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Karangasem.
Tak hanya mencatut nama instansi, pelaku juga diduga memalsukan tanda tangan Kepala BPKAD untuk meyakinkan para wajib pajak agar segera melakukan pembayaran. Surat palsu tersebut disebarkan melalui pesan WhatsApp maupun dalam bentuk dokumen yang dikirim langsung kepada target korban.
Kepala BPKAD Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, membenarkan adanya pencatutan nama dirinya dalam surat palsu tersebut. Ia menegaskan bahwa dokumen yang beredar itu tidak benar dan bukan diterbitkan oleh pihaknya.
“Saya tegaskan bahwa surat tersebut palsu. Tanda tangan yang dicantumkan juga bukan tanda tangan saya. Kami tidak pernah mengirimkan surat penagihan pajak melalui WhatsApp pribadi ataupun meminta pembayaran ke rekening pribadi,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, aksi tersebut mulai diketahui sejak beberapa hari terakhir, setelah ada wajib pajak yang mendatangi kantor BPKAD karena merasa curiga dengan surat penagihan yang diterimanya.
BPKAD menegaskan seluruh proses penagihan pajak resmi dilakukan melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku. Pembayaran pajak hanya dilakukan melalui rekening resmi Pemerintah Kabupaten Karangasem, bukan ke rekening perorangan.
Pihaknya juga mengimbau seluruh wajib pajak agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau surat mencurigakan. Masyarakat diminta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi sebelum melakukan transaksi pembayaran.
“Kami minta masyarakat tetap waspada. Jika menerima surat atau pesan mencurigakan, segera konfirmasi ke kantor atau call center resmi kami. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” tambahnya.
Apabila menemukan indikasi penipuan serupa, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
"Kami berharap dengan adanya klarifikasi ini, para wajib pajak di Karangasem tidak lagi resah dan lebih berhati-hati terhadap segala bentuk upaya penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4622 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan