Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral Video Anak Mafia Ukraina Diduga Diculik di Bali

Minggu, 22 Februari 2026, 16:06 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok media sosial Yeva Mishalova/Viral Video Anak Mafia Ukraina Diduga Diculik di Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sebuah video yang diklaim memperlihatkan penculikan seorang warga negara Ukraina di Bali beredar luas di media sosial. 

Video tersebut diunggah di platform X (Twitter) oleh akun milik Mario Nawfal, seorang pengusaha asal Lebanon, dan memicu perhatian publik internasional.

Dalam unggahannya, Mario Nawfal menyebut korban bernama Igor Komarov (28), yang diklaim sebagai putra dari tokoh mafia Ukraina, Oleksandr “Narik” Petrovsky. Video itu disebut bersumber dari akun @MyLordBebo yang diunggah 21 Februari 2026 dan menampilkan seorang pria dalam kondisi babak belur yang memohon kepada keluarganya agar mengembalikan uang sebesar 10 juta dolar AS.

"Mereka memperingatkan, tidak ada polisi, tidak ada teman mafia yang bisa menyentuhnya," tulis Mario Nawfal dalam keterangan unggahan tersebut.

Dalam narasi yang menyertai video, disebutkan bahwa para penculik menuduh keluarga korban telah merampas uang mereka melalui dugaan penipuan call center berskala besar. Igor juga diklaim membongkar praktik pemerasan yang dilakukan ayahnya terkait operasi penipuan tersebut dalam video.

Disebutkan pula bahwa Igor berada di Bali bersama Ermak Petrovsky, yang disebut sebagai anak lain dari Oleksandr Petrovsky. Ermak dikabarkan berhasil melarikan diri saat insiden terjadi. Para pelaku diduga melacak keberadaan Igor melalui unggahan foto-foto dirinya di atas kapal bersama sang kekasih, Eva Mishalova, yang beredar di media sosial sekitar Hari Valentine.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian di Indonesia terkait klaim penculikan tersebut. Pemerintah Ukraina juga belum mengeluarkan keterangan resmi. 

Mario Nawfal dalam unggahannya berspekulasi bahwa kasus ini merupakan aksi balas dendam yang diduga melibatkan kelompok Rusia atau Chechnya yang marah atas uang yang disebut telah dicuri. Video tersebut terus menyebar dan memicu beragam spekulasi di media sosial. Hingga berita diturunkan, redaksi beritabali.com berupaya mengonfirmasi informasi ini kepada pihak kepolisian daerah Bali. (sumber: Mario Nawfal di X)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami