Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anak Bos Mafia Ukraina Diduga Diculik Saat Latihan Motor di Jimbaran

Selasa, 24 Februari 2026, 20:04 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/medsos Eva Mishalova/Anak Bos Mafia Ukraina Diduga Diculik Saat Latihan Motor di Jimbaran.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kasus hilangnya Igor Komarav (28), warga negara asing asal Ukraina yang disebut-sebut anak bos kriminal Ukraina, hingga kini belum menemui titik terang. Polda Bali masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sedikitnya 10 orang saksi.

Salah seorang saksi mengaku Igor hilang atau diduga diculik saat sedang berlatih sepeda motor di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan.

Kabidhumas Polda Bali Kombespol Ariasandy SIK mengatakan, laporan dugaan penculikan tersebut diterima setelah teman korban melapor ke Polda Bali. Usai menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain itu, pihak kepolisian telah meminta keterangan 10 orang saksi pada Selasa (24/2/2026). Namun hingga kini, keterangan saksi belum menunjukkan petunjuk signifikan.

"Polda Bali telah mengamankan sejumlah barang bukti guna mengungkap hilangnya korban di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan," beber Kombespol Ariasandy.

Laporan awal kasus ini sebelumnya diterima oleh Polsek Kuta Selatan pada Minggu (15/2/2026) tengah malam, sebelum kemudian penyelidikan di-backup oleh Polda Bali.

"Korban merupakan warga negara asing asal Ukraina. Yang melapor adalah teman korban yang berada di lokasi,” ungkapnya.Berdasarkan keterangan pelapor, korban bersama dua rekannya mengendarai dua sepeda motor di wilayah Jimbaran pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 22.30 WITA. Mereka disebut tengah berlatih sepeda motor.

Saat latihan berlangsung, saksi melaju lebih dahulu, sementara korban dan satu rekannya berada di belakang. Karena tidak kunjung tiba di titik pertemuan, saksi kembali mencari dan tidak menemukan keduanya. Hal tersebut menimbulkan kecurigaan adanya penyerangan oleh orang tak dikenal.

"Keduanya tak kunjung tiba di titik pertemuan. Saksi yang curiga kemudian kembali mencari dan mendapati dugaan penyerangan oleh orang tak dikenal," ungkapnya.

Dari informasi awal, polisi menduga terjadi penyerangan di lokasi kejadian dan satu orang dinyatakan hilang, yakni korban. Di lokasi juga ditemukan dompet dan telepon genggam milik korban.

"Di lokasi ditemukan dompet dan telepon genggam milik korban,” bebernya.

Sejauh ini, Polda Bali masih mendalami kemungkinan adanya tindak pidana, termasuk dugaan penculikan, meski belum menetapkan status resmi perkara. Polisi juga menelusuri sumber video yang viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria yang diduga korban dalam kondisi terluka dan meminta bantuan dana kepada keluarganya. Narasi yang beredar menyebutkan adanya permintaan tebusan hingga US$10 juta.

"Kami masih mendalami validitas video yang beredar, termasuk asal-usul dan konteksnya,” ungkapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami