Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Rute Dubai–Bali Kembali Dibuka, Emirates Terbang Lagi dari Ngurah Rai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aktivitas penerbangan internasional rute Dubai–Denpasar melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali beroperasi setelah Bandara Internasional Dubai mulai dibuka secara bertahap.
Sebelumnya, sejumlah penerbangan dari dan menuju kawasan Timur Tengah sempat terganggu akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Kondisi tersebut membuat beberapa maskapai harus menunda atau membatalkan jadwal penerbangan.
Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan maskapai Emirates telah kembali mengoperasikan pesawat yang sebelumnya tertahan di Bali.
"Dapat kami informasikan bahwa maskapai Emirates telah menerbangkan kembali satu pesawat yang sempat melakukan remain over night (menginap) di Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak 28 Februari," kata Eka Sandi di Denpasar, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan pesawat tersebut melayani penerbangan EK369 dengan rute Denpasar menuju Dubai. Pesawat Airbus A380 itu lepas landas dari Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (5/3/2026) pukul 00.42 WITA.
Baca juga:
Perang Timur Tengah: 5 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Cancel, Ribuan Penumpang Terdampak
Penerbangan tersebut menjadi yang pertama kembali beroperasi dari Bali menuju Dubai setelah sebelumnya ruang udara di kawasan Timur Tengah sempat ditutup akibat konflik.
Selain keberangkatan dari Bali, kedatangan internasional dari Dubai juga mulai kembali dilayani oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai.
"Adapun pada Jumat sore tadi, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani kedatangan Emirates dengan nomor penerbangan EK368 dari Dubai. Penerbangan yang menggunakan pesawat Airbus A380 tersebut mendarat di Bali pada pukul 16.30 Wita," ujar Eka Sandi.
Pihak pengelola bandara memastikan terus melakukan koordinasi intensif dengan maskapai penerbangan yang terdampak untuk memantau perkembangan situasi operasional penerbangan internasional, khususnya rute Timur Tengah.
Hingga kini belum seluruh penerbangan internasional di kawasan tersebut kembali normal. Berdasarkan data bandara, sejak 28 Februari 2026 tercatat sebanyak 64 jadwal penerbangan internasional mengalami pembatalan. Jumlah tersebut terdiri dari 34 penerbangan keberangkatan dan 30 kedatangan.
Penerbangan yang terdampak berasal dari sejumlah maskapai yang melayani rute Timur Tengah seperti Qatar Airways rute Doha–Denpasar, Emirates rute Dubai–Denpasar, serta Etihad Airways rute Abu Dhabi–Denpasar.
Dampak pembatalan tersebut juga dirasakan ribuan penumpang. Tercatat sebanyak 8.187 penumpang keberangkatan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai terdampak perubahan jadwal penerbangan.
Meski demikian, pengelola bandara memastikan seluruh penanganan terhadap penumpang telah dilakukan sesuai kebijakan masing-masing maskapai.
Selain itu, pihak bandara juga menyiapkan langkah antisipasi terkait pengaturan parkir pesawat yang jadwal penerbangannya terganggu.
Saat ini tersedia alokasi parkir untuk empat pesawat dari tiga maskapai penerbangan yang terdampak.
"Kami turut menyediakan area pelayanan help desk maskapai dan melakukan koordinasi dengan Kantor Imigrasi untuk penyediaan konter pelayanan imigrasi untuk pengurusan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) bagi penumpang terdampak," kata dia.
Layanan help desk maskapai dan konter imigrasi tersebut berada di lantai dua Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Pihak bandara juga mengimbau calon penumpang agar terus memantau perkembangan informasi penerbangan dan berkoordinasi langsung dengan maskapai terkait jadwal terbaru. (sumber: metrotvnews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang