Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Wagub Giri Prasta Bantu 66 Siswa SDN 5 Banjar Buleleng Terdampak Banjir
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 66 siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Banjar, Kabupaten Buleleng mendapat bantuan uang tunai dari Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, Rabu (11/3). Bantuan ini diberikan karena sekolah tersebut rusak akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, masing-masing siswa menerima uang tunai sebesar Rp800 ribu. Bantuan itu diharapkan dapat membantu para siswa memenuhi kebutuhan sekolah yang rusak atau hilang akibat bencana.
Giri Prasta menyebut bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kepada para siswa yang terdampak, mengingat tidak hanya fasilitas sekolah yang rusak, tetapi juga lingkungan tempat tinggal mereka ikut terdampak banjir.
“Kami memikirkan kebutuhan dasar para siswa, seperti tas,sepatu, dan buku yang kemungkinan hilang atau rusak akibat banjir. Oleh karena itu, secara pribadi kami memberikan bantuan untuk setiap siswa. Harapannya, anak-anak bisa bangkit kembali dan tidak merasa minder dengan teman-temannya,” kata Giri.
Pejabat asal Desa Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung ini juga menjelaskan bahwa proses belajar mengajar di SDN 5 Banjar tetap berjalan. Aktivitas sekolah sementara dilakukan dengan sistem dua shift menggunakan ruang kelas yang masih bisa dimanfaatkan.
Selain meninjau kondisi sekolah, Giri Prasta juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta kepada Kadek Witana. Bantuan itu diberikan setelah keluarga tersebut mengalami musibah besar akibat banjir bandang yang terjadi di wilayah tersebut.
Kadek Witana kehilangan istri dan dua anaknya setelah terseret banjir. Hingga saat ini, salah satu anaknya bernama Putu Wini (17) masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
"Kami tentu turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi. Kita semua juga berdoa agar tim dari Basarnas dan BPBD dapat segera menemukan satu korban lainnya yang masih dalam proses pencarian,” ucapnya.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bali mulai membahas langkah penanganan jangka panjang bagi warga yang rumahnya rusak parah akibat banjir bandang di wilayah Buleleng.
Setidaknya ada empat pemukiman warga yang terdampak cukup berat. Pemerintah berencana merelokasi rumah-rumah tersebut untuk mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.
Rumah yang sebelumnya berdiri di lokasi rawan akan dialihfungsikan menjadi daerah aliran sungai (DAS). Para korban nantinya akan mendapatkan bantuan pembangunan rumah sehat layak huni.
Hunian yang dirancang memiliki dua kamar tidur, satu ruang keluarga, satu ruang tamu dan satu kamar mandi.
"Rumah sebelumnya akan dialih fungsikan menjadi daerah aliran sungai (DAS). Akan kami bantu desa mencarikan lahan melalui tim appraisal, sehingga setiap kepala keluarga dapat memiliki lahan sendiri. Setelah lahan tersedia, kami akan membantu membangun rumah dengan konsep rumah sehat layak huni," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5805 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2558 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan