Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pawai Ogoh-Ogoh Badung Dijaga 500 Personel, 601 Titik Disiagakan

Selasa, 17 Maret 2026, 20:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pawai Ogoh-Ogoh Badung Dijaga 500 Personel, 601 Titik Disiagakan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pawai ogoh-ogoh dalam rangka Malam Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 akan digelar serentak di wilayah Kabupaten Badung pada Rabu, 18 Maret 2026.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan tersebut, jajaran Polres Badung mengerahkan sebanyak 500 personel yang akan disiagakan di 601 titik lokasi pawai.

Kapolres Badung, Joseph Edward Purba menegaskan, pengerahan ratusan personel ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan berlangsung.

"Kami mengerahkan 500 personel dalam rangka perayaan Nyepi. Pengamanan ini kami lakukan secara maksimal di seluruh titik kegiatan ogoh-ogoh," tegas AKBP Edward Purba, pada Selasa 17 Maret 2026.

Menurutnya, personel akan ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan dan potensi gangguan kamtibmas, termasuk kawasan Mengwi dan Kuta Utara yang diprediksi mengalami peningkatan arus lalu lintas.

Dalam pengamanan ini, Polres Badung juga berkoordinasi dengan desa adat serta pecalang untuk memastikan jalannya pawai tetap tertib dan lancar. Selain itu, Satuan Lalu Lintas telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis.

Penutupan sementara ruas jalan akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi lonjakan kendaraan saat pawai berlangsung.

Kapolres yang sebelumnya menjabat di Karangasem itu juga menyebutkan adanya dukungan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Bali serta sinergi dengan berbagai instansi terkait untuk memperkuat pengamanan di lapangan.

Ia mengimbau masyarakat untuk turut menjaga ketertiban selama pengerupukan, termasuk tidak menyalakan petasan secara berlebihan serta menghindari konsumsi minuman beralkohol yang dapat memicu gangguan keamanan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama terutama mematuhi peraturan serta keharifan lokal yang berlaku pada saat Hari Raya Nyepi seperti pembatasan aktivitas di luar rumah," pintanya.

Selain itu, patroli keamanan juga akan ditingkatkan di sejumlah kawasan rawan kriminalitas, termasuk permukiman warga yang ditinggal mudik.

"Kami mengingatkan kepada warga yang mudik agar rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Masyarakat diminta melaporkan setiap potensi gangguan keamanan maupun tindak kejahatan melalui call center 110," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami