Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pawai Ogoh-Ogoh Badung Dijaga 500 Personel, 601 Titik Disiagakan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pawai ogoh-ogoh dalam rangka Malam Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 akan digelar serentak di wilayah Kabupaten Badung pada Rabu, 18 Maret 2026.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan tersebut, jajaran Polres Badung mengerahkan sebanyak 500 personel yang akan disiagakan di 601 titik lokasi pawai.
Kapolres Badung, Joseph Edward Purba menegaskan, pengerahan ratusan personel ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan berlangsung.
"Kami mengerahkan 500 personel dalam rangka perayaan Nyepi. Pengamanan ini kami lakukan secara maksimal di seluruh titik kegiatan ogoh-ogoh," tegas AKBP Edward Purba, pada Selasa 17 Maret 2026.
Menurutnya, personel akan ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan dan potensi gangguan kamtibmas, termasuk kawasan Mengwi dan Kuta Utara yang diprediksi mengalami peningkatan arus lalu lintas.
Dalam pengamanan ini, Polres Badung juga berkoordinasi dengan desa adat serta pecalang untuk memastikan jalannya pawai tetap tertib dan lancar. Selain itu, Satuan Lalu Lintas telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Penutupan sementara ruas jalan akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi lonjakan kendaraan saat pawai berlangsung.
Kapolres yang sebelumnya menjabat di Karangasem itu juga menyebutkan adanya dukungan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Bali serta sinergi dengan berbagai instansi terkait untuk memperkuat pengamanan di lapangan.
Ia mengimbau masyarakat untuk turut menjaga ketertiban selama pengerupukan, termasuk tidak menyalakan petasan secara berlebihan serta menghindari konsumsi minuman beralkohol yang dapat memicu gangguan keamanan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama terutama mematuhi peraturan serta keharifan lokal yang berlaku pada saat Hari Raya Nyepi seperti pembatasan aktivitas di luar rumah," pintanya.
Selain itu, patroli keamanan juga akan ditingkatkan di sejumlah kawasan rawan kriminalitas, termasuk permukiman warga yang ditinggal mudik.
"Kami mengingatkan kepada warga yang mudik agar rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Masyarakat diminta melaporkan setiap potensi gangguan keamanan maupun tindak kejahatan melalui call center 110," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman