Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Dua Kios di Pejeng Tengah Gianyar Terbakar Saat Malam Pengerupukan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kebakaran melanda dua kios yang menjual sembako dan lalapan di wilayah Banjar Intaran, Desa Pejeng Tengah, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, pada Rabu (18/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh I Kadek Agus Ariawan (31), seorang anggota pemadam kebakaran, melalui sambungan telepon sekitar pukul 22.14 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel pemadam kebakaran dari Pos Ubud langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 22.21 Wita dengan jarak tempuh kurang lebih 3,4 kilometer.
Objek yang terbakar berupa dua kios dengan luas masing-masing sekitar 6 x 6 meter persegi. Petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman dengan penyemprotan air hingga api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih satu jam.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan peristiwa tersebut, yakni unit 08, 09, dan 10 dari Regu 1 Pos Ubud.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, baik laki-laki maupun perempuan. Namun demikian, kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.
Kios yang terbakar diketahui milik I Made Sudiarnata (47), seorang wiraswasta yang berdomisili di Banjar Guliang, Desa Pejeng Tengah, Kecamatan Tampaksiring.
Kasatpol PP dan Damkar Gianyar Putu Yudanegara membenarkan kejadian ini. "Api sudah dipadamkan," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 243 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 162 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 148 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun