Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jasad Kakek Ditemukan Membusuk di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memasuki Lebaran hari ke-2, warga dibuat geger dengan penemuan jasad seorang kakek bernama Suwondo (69) yang ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Jalan Letda Tantular Gang Merpati Nomor 1, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, pada Minggu 22 Maret 2026 pagi.
Polisi menduga korban yang tinggal seorang diri di rumah tersebut meninggal dunia akibat sakit. Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Yosefyuvenalp Yord Wara Mapuwaka (60), yang saat itu hendak berolahraga di Lapangan Renon sekitar pukul 08.00 WITA.
"Ada warga yang sedang berolahraga di Lapangan Renon mencium bau busuk dan menduga berasal dari bangkai tikus di sekitar lokasi," beber Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa.
Saksi kemudian berniat mengubur bangkai tikus tersebut dan mencari cangkul. Ia masuk ke dalam pekarangan rumah korban yang pagarnya tidak terkunci, lalu mengecek ke dalam rumah. Namun, ia mencium bau busuk yang sangat menyengat dari dalam rumah.
"Saksi lantas mengintip dari celah pintu dan melihat korban dalam posisi tertelungkup di lantai. Penemuan itu dilaporkan ke Kepala Lingkungan dan Polisi," beber Kompol Tomiyasa, pada Minggu 22 Maret 2026.
Personel Polsek Denpasar Timur bersama tim Inafis Polresta Denpasar kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap mengenakan kemeja lengan panjang bergaris warna biru abu-abu serta sarung kuning bermotif kotak.
Posisi tangan kanan korban berada di bawah tubuh, sementara tangan kiri berada di atas badan. Kepala korban mengarah ke timur dengan wajah miring ke utara, dan bagian kaki berada di sisi barat.
"Kondisi jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk, serta dikerumuni lalat dan belatung," ungkapnya.
Sementara itu, seorang saksi pemilik warung, Ni Nyoman Kerti (62), mengaku korban sempat datang membeli kopi dan mengeluhkan sakit. Ia sempat menyarankan korban untuk memeriksakan diri ke dokter, namun korban menolak dengan alasan sakitnya akan sembuh sendiri.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya Denpasar Timur menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Tomiyasa menyebutkan hasil identifikasi sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan