Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jasad Kakek Ditemukan Membusuk di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memasuki Lebaran hari ke-2, warga dibuat geger dengan penemuan jasad seorang kakek bernama Suwondo (69) yang ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Jalan Letda Tantular Gang Merpati Nomor 1, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, pada Minggu 22 Maret 2026 pagi.
Polisi menduga korban yang tinggal seorang diri di rumah tersebut meninggal dunia akibat sakit. Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Yosefyuvenalp Yord Wara Mapuwaka (60), yang saat itu hendak berolahraga di Lapangan Renon sekitar pukul 08.00 WITA.
"Ada warga yang sedang berolahraga di Lapangan Renon mencium bau busuk dan menduga berasal dari bangkai tikus di sekitar lokasi," beber Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa.
Saksi kemudian berniat mengubur bangkai tikus tersebut dan mencari cangkul. Ia masuk ke dalam pekarangan rumah korban yang pagarnya tidak terkunci, lalu mengecek ke dalam rumah. Namun, ia mencium bau busuk yang sangat menyengat dari dalam rumah.
"Saksi lantas mengintip dari celah pintu dan melihat korban dalam posisi tertelungkup di lantai. Penemuan itu dilaporkan ke Kepala Lingkungan dan Polisi," beber Kompol Tomiyasa, pada Minggu 22 Maret 2026.
Personel Polsek Denpasar Timur bersama tim Inafis Polresta Denpasar kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap mengenakan kemeja lengan panjang bergaris warna biru abu-abu serta sarung kuning bermotif kotak.
Posisi tangan kanan korban berada di bawah tubuh, sementara tangan kiri berada di atas badan. Kepala korban mengarah ke timur dengan wajah miring ke utara, dan bagian kaki berada di sisi barat.
"Kondisi jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk, serta dikerumuni lalat dan belatung," ungkapnya.
Sementara itu, seorang saksi pemilik warung, Ni Nyoman Kerti (62), mengaku korban sempat datang membeli kopi dan mengeluhkan sakit. Ia sempat menyarankan korban untuk memeriksakan diri ke dokter, namun korban menolak dengan alasan sakitnya akan sembuh sendiri.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya Denpasar Timur menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Tomiyasa menyebutkan hasil identifikasi sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun