Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pura Dalem Sudha Sidakarya Denpasar Diacak-acak Maling
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi pencurian terjadi di Pura Dalem Sudha Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Kamis 9 April 2026. Pelaku tidak hanya menyatroni lokasi, tetapi juga merusak sejumlah bagian dalam area pura.
Sejumlah barang sakral dikabarkan tidak ada yang hilang, namun beberapa lokasi terlihat rusak akibat diacak-acak oleh pelaku.
"Gedong Barong, ruang penyimpanan pratima sakral, ditemukan dalam kondisi berantakan dengan sejumlah perlengkapan suci diacak-acak," beber sumber di lapangan, pada Jumat 10 April 2026.
Diterangkan sumber, kerusakan terdiri dari kaca jendela pecah, kotak penyimpanan terbuka paksa dan wastra (kain suci) tampak robek serta berserakan di lantai. Akibat kejadian ini, pihak desa memperketat pengawasan di lokasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Dijelaskan sumber, insiden ini terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Berawal I Wayan Supartana (51), warga Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan menerima informasi dari jero mangku setempat bahwa terjadi aksi pencurian di pura.
Dalam pengecekan melalui rekaman CCTV, tampak pelaku berjenis kelamin pria datang seorang diri mengenakan kaos hitam dan celana pendek jeans biru masuk ke area pura. Pelaku mengobok-obok sejumlah tempat penyimpanan, termasuk topeng telek, topeng jauk dan topeng paksi.
Sumber menduga kuat pelaku masuk ke dalam pura melalui ventilasi kaca yang dipecahkan, kemudian mengacak-acak isi di dalam.
"Diduga kuat pelaku hanya mencari uang sesari atau barang berharga lain di area pura. Sebab, saat di cek tidak ditemukan ada barang yang hilang. Pratima barong dan rangda masih ada di tempatnya,” ungkap sumber.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian sudah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan korban.
Sumber kembali menjelaskan, meski kejadian tersebut telah ditangani secara awal, laporan resmi belum diajukan ke kepolisian. Dikatakan, korban telah berkoordinasi dengan prajuru desa adat dan memilih tidak melapor karena tidak ada kerugian material.
“Kejadian ini belum dilaporkan secara resmi ke Polisi, Desa adat sudah melakukan upacara pembersihan,” imbuhnya.
Kendati tidak menimbulkan kerugian materiil, kerusakan pada ruang sakral dan perlengkapan upacara tetap menjadi perhatian serius. Warga adat menilai dampak yang ditimbulkan tidak semata-mata bersifat fisik, tetapi juga menyangkut kesucian pura.
Terkait hal ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan walau tidak dilaporkan, namun pihak kepolisian Polsek Denpasar Selatan tetap menyelidiki peristiwa tersebut.
"Pelaku masih dalam penyelidikan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3835 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang