Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ratusan Massa dan 230 Truk Demo Sampah di Renon, Polisi Turunkan 170 Personel

Kamis, 16 April 2026, 20:17 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ratusan Massa dan 230 Truk Demo Sampah di Renon, Polisi Turunkan 170 Personel.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi demo digelar oleh ratusan anggota Forum Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) di depan kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusra (PPLHB dan Nusra), Kementerian Lingkungan Hidup, Jalan Ir H Juanda, Desa Sumerta Kelod, Renon, Denpasar Timur, pada Kamis 16 April 2026.

Aksi demo ini digelar para sopir truk terkait kebijakan pembatasan pembuangan sampah di TPA Suwung, Denpasar Selatan, sejak 1 April 2026. Tercatat, sebanyak 230 unit truk dan 60 unit sepeda motor dengan jumlah massa sekitar 600 orang mengikuti pergerakan tersebut.

Sebelum keberangkatan, massa aksi terlihat berada pada titik kumpul di kawasan Jalan Serangan hingga menuju lokasi aksi. Guna memberikan kelancaran dalam aksi demo tersebut, Polisi dan TNI memberikan pengawalan ketat.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D Simatupang memastikan aksi damai tersebut berjalan aman dan lancar. Pihaknya telah mengerahkan 170 personel gabungan dari Polda Bali, Polresta Denpasar, Polsek jajaran, dan TNI ke lokasi demo.

"Ratusan personel yang diturunkan tersebut terdiri dari berbagai fungsi kepolisian dan mendapat dukungan dari Polda Bali serta unsur TNI," ungkapnya saat ditemui di lokasi aksi demo.

Perwira melati tiga di pundak ini menegaskan, pengamanan akan difokuskan pada pengawalan pergerakan massa serta pengaturan arus lalu lintas. Hal ini mengingat massa menggunakan ratusan truk dalam mobilisasi dari titik kumpul hingga lokasi aksi.

"Pengawalan dilakukan untuk menghindari kemacetan. Pergerakan massa dari TPA Suwung ke lokasi berjalan tertib dan lancar,” katanya.

Dalam mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi aksi, pihak kepolisian melakukan penutupan sementara dari Jalan Cok Agung Tresna (utara), Kusuma Atmaja (barat) dan dari Jalan Raya Puputan (selatan). Penutupan ini dilakukan untuk sementara waktu, sekaligus dialihfungsikan sebagai lokasi parkir kendaraan massa hingga aksi selesai.

"Jadi, penutupan dilakukan di sekitar lokasi saja untuk parkir truk, supaya tidak mengganggu jalur utama,” bebernya.

Kombespol Leonardo mengatakan, tidak ada batas waktu yang ditetapkan dalam aksi tersebut. Namun, ia berharap para peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Sementara aksi berjalan dengan aman, tertib dan lancar," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami