Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Sempat Digagalkan Adik, Wanita Tewas Usai Lompat dari Jembatan Batang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peristiwa tragis terjadi di Jembatan Batang, Rabu (29/4/2026) malam. Seorang perempuan muda berinisial NKRPN (27) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjatuhkan diri dari jembatan tersebut.
Sebelum kejadian, korban diketahui sempat berpamitan keluar rumah bersama sang adik dengan alasan membeli es. Namun setibanya di sekitar jembatan, korban menunjukkan gelagat mencurigakan seperti hendak melompat. Upaya tersebut sempat digagalkan oleh adiknya yang langsung menahan dan mengajak korban pulang.
Situasi berubah saat keduanya tiba di depan gang rumah. Korban meminta adiknya menghentikan kendaraan dengan alasan ingin berbicara. Tanpa diduga, ia justru mengambil alih sepeda motor dan kembali pergi seorang diri menuju arah jembatan.
Merasa curiga, sang adik segera pulang untuk memberitahu orang tua. Keluarga kemudian bergegas menuju lokasi di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem. Setibanya di sana, mereka menemukan sepeda motor korban terparkir di pinggir jalan, sementara sandal milik korban berada di trotoar jembatan.
Pencarian langsung dilakukan dengan mengecek ke bawah jembatan. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan luka serius di bagian kepala. Warga bersama keluarga dan aparat kepolisian kemudian mengevakuasi korban, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kapolsek Abang, I Komang Gede Sosiawan, menyatakan pihaknya masih mendalami penyebab kejadian tersebut. Diketahui, korban merupakan sosok yang tertutup dan baru pulang dari bekerja di Gianyar, sehingga keluarga mengaku terkejut atas peristiwa itu.
"Motifnya belum diketahui, karena pihak keluarga masih syok, namun kami akan tetap selidiki, agar kedepan kami bisa mengedukasi sehingga kejadian serupa tidak terulang," ujarnya dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).
Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti di balik kejadian tersebut.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6026 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan