Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sempat Digagalkan Adik, Wanita Tewas Usai Lompat dari Jembatan Batang

Kamis, 30 April 2026, 16:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Sempat Digagalkan Adik, Wanita Tewas Usai Lompat dari Jembatan Batang.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Peristiwa tragis terjadi di Jembatan Batang, Rabu (29/4/2026) malam. Seorang perempuan muda berinisial NKRPN (27) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjatuhkan diri dari jembatan tersebut.

Sebelum kejadian, korban diketahui sempat berpamitan keluar rumah bersama sang adik dengan alasan membeli es. Namun setibanya di sekitar jembatan, korban menunjukkan gelagat mencurigakan seperti hendak melompat. Upaya tersebut sempat digagalkan oleh adiknya yang langsung menahan dan mengajak korban pulang.

Situasi berubah saat keduanya tiba di depan gang rumah. Korban meminta adiknya menghentikan kendaraan dengan alasan ingin berbicara. Tanpa diduga, ia justru mengambil alih sepeda motor dan kembali pergi seorang diri menuju arah jembatan.

Merasa curiga, sang adik segera pulang untuk memberitahu orang tua. Keluarga kemudian bergegas menuju lokasi di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem. Setibanya di sana, mereka menemukan sepeda motor korban terparkir di pinggir jalan, sementara sandal milik korban berada di trotoar jembatan.

Pencarian langsung dilakukan dengan mengecek ke bawah jembatan. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan luka serius di bagian kepala. Warga bersama keluarga dan aparat kepolisian kemudian mengevakuasi korban, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Abang, I Komang Gede Sosiawan, menyatakan pihaknya masih mendalami penyebab kejadian tersebut. Diketahui, korban merupakan sosok yang tertutup dan baru pulang dari bekerja di Gianyar, sehingga keluarga mengaku terkejut atas peristiwa itu.

"Motifnya belum diketahui, karena pihak keluarga masih syok, namun kami akan tetap selidiki, agar kedepan kami bisa mengedukasi sehingga kejadian serupa tidak terulang," ujarnya dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).

Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti di balik kejadian tersebut.

Catatan redaksi: 

Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami