Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Peternak Babi di Denpasar Waspada Ancaman Virus ASF
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kabar kematian massal babi yang terjadi di wilayah Canggu, Badung dan Payangan, Gianyar membuat para peternak babi di Kota Denpasar mulai waspada.
Kematian ternak tersebut diduga akibat serangan virus African Swine Fever (ASF) yang sebelumnya sempat menyerang peternakan babi di Bali pada 2019 hingga 2020 dan kembali muncul pada 2024 lalu.
Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar mengaku hingga saat ini belum menerima laporan adanya kasus kematian massal babi di wilayah Denpasar. Meski demikian, peternak diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan kandang secara rutin.
"Sampai saat ini belum ada laporan atau pengaduan akan kasus tersebut, Astungkara tidak ada," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kota Denpasar, Ni Made Suparmi, Senin (25/05/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Distan Denpasar terus melakukan sosialisasi kepada peternak terkait pentingnya kebersihan kandang dan penyemprotan desinfektan secara berkala. Selain itu, peternak juga diminta tidak sembarangan masuk ke area kandang untuk mencegah penyebaran virus dari luar.
"Apalagi saat baru datang dari luar, wajib membersihkan diri sebelum masuk kandang," pesan Suparmi.
Kasus African Swine Fever sebelumnya sempat menyebabkan kematian beruntun pada ternak babi di Denpasar pada 2019 hingga 2020. Virus tersebut dikenal memicu kematian mendadak pada babi dan berdampak pada anjloknya harga babi maupun daging babi di pasaran.
Kondisi yang kini terjadi di Canggu dan Payangan disebut memiliki kemiripan dengan kasus ASF yang pernah menyerang Bali pada 2024 lalu. Faktor kebersihan kandang dinilai menjadi salah satu penyebab utama penyebaran virus, selain faktor eksternal yang membawa penyakit masuk ke lingkungan peternakan.
Karena itu, peternak babi di Denpasar diingatkan untuk disiplin menjaga kebersihan kandang agar terhindar dari kerugian besar akibat kematian ternak secara mendadak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan