Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Kawasan Kumuh Jalan Karya Makmur Ubung Kaja Ditata Mulai 2027
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar akan melakukan perbaikan jalan dan drainase di kawasan Jalan Karya Makmur, Kelurahan Ubung Kaja, Denpasar Utara, pada tahun 2027. Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Denpasar sebagai kota bebas kawasan kumuh.
Tahapan awal penataan akan dimulai melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang dianggarkan dalam APBD Perubahan Tahun 2026.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, mengatakan penataan kawasan ini merupakan tindak lanjut setelah lahan milik PT Karya Makmur dan sejumlah lahan milik perorangan diserahkan kepada Pemerintah Kota Denpasar pada Maret 2026.
"Dengan diserahkan lahan ke Pemkot Denpasar, berdasarkan peninjauan konsultan secara otomatis kawasan kumuhnya sudah nihil. Tapi masyarakat kan ingin melihat fisiknya dikerjakan," kata Cipta Sudewa, Selasa (02/06/2026).
Menurutnya, penyusunan DED pada APBD Perubahan 2026 akan menelan anggaran sebesar Rp100 juta. Sementara kebutuhan anggaran untuk pembangunan fisik baru akan diketahui setelah dokumen perencanaan tersebut selesai disusun.
"Untuk anggaran penataan, menurut Cipta Sudewa baru bisa diketahui setelah DED rampung. Di APBD Perubahan waktunya pendek, sehingga tahun ini DED saja dulu. Perbaikannya akan dilakukan tahun 2027," paparnya.
Lahan yang telah diserahkan kepada Pemkot Denpasar terdiri atas aset milik PT Karya Makmur seluas 1,7 hektare dan lahan milik pribadi seluas 1,55 are. Adapun panjang ruas Jalan Karya Makmur yang akan ditata mencapai sekitar satu kilometer.
Baca juga:
Denpasar Target Bebas Kawasan Kumuh 2026, Perkim Libatkan Komunitas Prabu Catur Muka dan Warga
Cipta Sudewa menjelaskan, proses penyelesaian kawasan kumuh di wilayah Karya Makmur telah berlangsung sejak tahun 2023 dengan pendekatan persuasif kepada para pemilik lahan.
"Kami berupaya dengan humanis melakukan pendekatan, sehingga pemilik menyerahkan bahkan secara gratis kepada Pemkot Denpasar untuk kami tata," paparnya.
Dalam mendukung penataan kawasan permukiman, Pemerintah Kota Denpasar juga telah menerbitkan sejumlah regulasi. Di antaranya Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2023 tentang Izin Peruntukan Penggunaan Tanah atau Rekomendasi Kavling, Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU), serta Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP).
Ia menjelaskan, terdapat tujuh indikator utama yang digunakan dalam penilaian kawasan kumuh, yakni kondisi bangunan, jalan lingkungan, drainase, akses air bersih, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, penyediaan air minum, serta jaringan listrik.
Saat ini, Pemkot Denpasar berupaya mempertahankan status bebas kawasan kumuh agar tidak muncul kembali di masa mendatang melalui pengawasan dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
"Sosialisasi terus-menerus kita akan lakukan. Karena untuk mempertahankan agar tak muncul lagi kawasan kumuh ini sangat sulit," paparnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1511 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun