Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Di Balik Kunjungan Prabowo di Sekolah Rakyat di Tabanan, Ada Harapan Baru Anak Keluarga Kurang Mampu
bbn/dok BPMI/Di Balik Kunjungan Prabowo di Sekolah Rakyat di Tabanan, Ada Harapan Baru Anak Keluarga Kurang Mampu.
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kehadiran Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu bagi para siswa, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi untuk mengakses pendidikan berkualitas.
Di tengah kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke SRMP 17 Tabanan pada Minggu (7/6/2026), sejumlah orang tua siswa menceritakan perubahan dan harapan yang mereka rasakan sejak anak-anak mereka mengikuti program Sekolah Rakyat.
Bagi mereka, pendidikan menjadi jalan untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus keluarga.
Baca juga:
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat
Salah satunya dirasakan Ni Putu Yuniawati. Ia mengaku bangga melihat putranya, Rizky, kini memiliki cita-cita yang jelas untuk menjadi insinyur pertanian.
Menurut Yuniawati, kehadiran Sekolah Rakyat telah memberikan semangat baru bagi anaknya untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Sekarang saya harap anak-anak saya tuh biar bangga mencapai tujuannya mereka sekolah karena kami orang tak punya. Saya mengucapkan sama Pak Presiden banyak terima kasih membantu orang-orang yang tak mampu,” ujar Yuniawati penuh haru.
Cerita serupa disampaikan I Nyoman Sukonado, seorang buruh tani yang selama ini harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Dengan penghasilan yang tidak menentu, Sukonado mengaku kesulitan membiayai pendidikan anak-anaknya.
Dari enam anak yang dimilikinya, lima orang sebelumnya terpaksa tidak melanjutkan pendidikan setelah lulus SMP karena keterbatasan ekonomi.
“Saya juga berterima kasih banyak sekali kepada Bapak Prabowo yang punya program sebesar ini, membiayai masyarakat miskin seperti saya, biar bisa anaknya menimba ilmu. Saya banyak-banyak terima kasih,” ungkap Sukonado.
Ia berharap kesempatan yang diberikan melalui Sekolah Rakyat dapat menjadi titik balik bagi keluarganya. Pendidikan, menurutnya, merupakan kunci agar anak-anaknya bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan taraf hidup keluarga di masa mendatang.
Sementara itu, Ni Putu Megayani melihat perubahan positif yang dialami putrinya, Ni Made Ayu Arini, sejak menempuh pendidikan di SRMP 17 Tabanan.
Selain berkembang secara akademik, Arini juga menunjukkan prestasi di bidang olahraga. Sebelum bergabung di Sekolah Rakyat, Arini telah meraih prestasi cabang lompat jauh tingkat provinsi. Kini, bakatnya terus berkembang dan ia juga mencatatkan prestasi di cabang bulu tangkis.
“Saya sangat bangga kepada anak saya karena anak saya bisa mandiri dan dia berprestasi di sekolah rakyat ini dan saya sangat bangga kepada anak saya sendiri karena dia bisa mandiri dan dia tidak mau menyulitkan saya sama bapaknya,” kata Megayani.
Sebagai ibu yang tumbuh dalam keterbatasan pendidikan, Megayani berharap anak-anaknya dapat memiliki masa depan yang lebih baik dibanding dirinya.
“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Prabowo telah mendirikan sekolah rakyat ini. Terima kasih Pak Prabowo atas semua yang diberikan kepada saya. Saya ingin anak saya tidak seperti saya yang tidak bisa membaca dan menulis. Saya ingin anak saya sukses nantinya, dan saya ingin anak saya melebihi diri saya sendiri,” tuturnya.
Kisah Yuniawati, Sukonado, dan Megayani menjadi gambaran nyata bagaimana akses pendidikan mampu menghadirkan harapan baru bagi keluarga kurang mampu. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, mengembangkan bakat, serta mengejar cita-cita yang sebelumnya terasa sulit dijangkau.
Program ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda di Kabupaten Tabanan.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli