Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Distribusi MBG di Gianyar Dinilai Belum Merata, GTI Soroti Transparansi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gianyar mendapat sorotan dari Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Gianyar yang juga Ketua Laskar Prabowo 08 Gianyar, Pande Mangku Rata. Ia mengungkapkan hingga kini masih terdapat sejumlah sekolah yang belum menerima manfaat program nasional tersebut.
Menurutnya, persoalan dalam pelaksanaan MBG tidak dapat dianggap sebagai kendala administratif semata, terutama jika berdampak pada hak siswa untuk memperoleh asupan gizi yang telah menjadi bagian dari program pemerintah.
Pande menyebutkan, selain masih ada sekolah yang belum tersentuh program, terdapat pula sekolah yang sebelumnya telah menerima distribusi makanan bergizi namun kemudian terhenti tanpa penjelasan yang jelas kepada pihak sekolah maupun masyarakat.
“Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik. Program yang menyangkut kebutuhan gizi anak-anak seharusnya berjalan konsisten dengan sistem yang transparan. Jika sempat berjalan lalu berhenti, harus ada penjelasan terbuka,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
Ia menilai transparansi menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara. Karena itu, seluruh tahapan mulai dari perencanaan, distribusi, hingga pengawasan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Menurut Pande, berbagai hambatan yang muncul dalam pelaksanaan MBG perlu ditelusuri secara menyeluruh. Ia tidak menutup kemungkinan adanya persoalan birokrasi, lemahnya koordinasi antarinstansi, kendala teknis distribusi, hingga potensi keterlibatan oknum yang menghambat jalannya program.
“Jika memang kendala teknis, jelaskan secara terbuka. Namun jika ada unsur kesengajaan atau penyalahgunaan kewenangan, harus ditindak sesuai hukum,” tegasnya.
Sebagai organisasi yang fokus pada pengawasan kebijakan publik dan pencegahan tindak pidana korupsi, GTI bersama Laskar Prabowo 08 Gianyar menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis hingga ke tingkat lapangan.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan program berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa yang menjadi penerima program.
Selain itu, mereka juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pelaksanaan MBG di daerah. Evaluasi tersebut mencakup sistem distribusi, penunjukan mitra penyedia makanan, hingga pola pengawasan yang diterapkan selama program berlangsung.
Pande juga meminta aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk melakukan pengawasan sejak tahap awal pelaksanaan program. Menurutnya, pengawasan preventif akan lebih efektif dibandingkan melakukan penindakan setelah muncul persoalan yang lebih besar.
“Program sebesar ini harus diawasi berlapis sejak perencanaan hingga pelaksanaan. Jangan menunggu masalah membesar baru dilakukan pemeriksaan,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan