Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Distribusi MBG di Gianyar Dinilai Belum Merata, GTI Soroti Transparansi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gianyar mendapat sorotan dari Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Gianyar yang juga Ketua Laskar Prabowo 08 Gianyar, Pande Mangku Rata. Ia mengungkapkan hingga kini masih terdapat sejumlah sekolah yang belum menerima manfaat program nasional tersebut.
Menurutnya, persoalan dalam pelaksanaan MBG tidak dapat dianggap sebagai kendala administratif semata, terutama jika berdampak pada hak siswa untuk memperoleh asupan gizi yang telah menjadi bagian dari program pemerintah.
Pande menyebutkan, selain masih ada sekolah yang belum tersentuh program, terdapat pula sekolah yang sebelumnya telah menerima distribusi makanan bergizi namun kemudian terhenti tanpa penjelasan yang jelas kepada pihak sekolah maupun masyarakat.
“Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik. Program yang menyangkut kebutuhan gizi anak-anak seharusnya berjalan konsisten dengan sistem yang transparan. Jika sempat berjalan lalu berhenti, harus ada penjelasan terbuka,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
Ia menilai transparansi menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara. Karena itu, seluruh tahapan mulai dari perencanaan, distribusi, hingga pengawasan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Menurut Pande, berbagai hambatan yang muncul dalam pelaksanaan MBG perlu ditelusuri secara menyeluruh. Ia tidak menutup kemungkinan adanya persoalan birokrasi, lemahnya koordinasi antarinstansi, kendala teknis distribusi, hingga potensi keterlibatan oknum yang menghambat jalannya program.
“Jika memang kendala teknis, jelaskan secara terbuka. Namun jika ada unsur kesengajaan atau penyalahgunaan kewenangan, harus ditindak sesuai hukum,” tegasnya.
Sebagai organisasi yang fokus pada pengawasan kebijakan publik dan pencegahan tindak pidana korupsi, GTI bersama Laskar Prabowo 08 Gianyar menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis hingga ke tingkat lapangan.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan program berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa yang menjadi penerima program.
Selain itu, mereka juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pelaksanaan MBG di daerah. Evaluasi tersebut mencakup sistem distribusi, penunjukan mitra penyedia makanan, hingga pola pengawasan yang diterapkan selama program berlangsung.
Pande juga meminta aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk melakukan pengawasan sejak tahap awal pelaksanaan program. Menurutnya, pengawasan preventif akan lebih efektif dibandingkan melakukan penindakan setelah muncul persoalan yang lebih besar.
“Program sebesar ini harus diawasi berlapis sejak perencanaan hingga pelaksanaan. Jangan menunggu masalah membesar baru dilakukan pemeriksaan,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1000 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli