Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




RSUD Wangaya Bangun Policentral 5 Lantai, Gedung Berusia 105 Tahun Dirobohkan

Kamis, 11 Juni 2026, 16:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/RSUD Wangaya Bangun Policentral 5 Lantai, Gedung Berusia 105 Tahun Dirobohkan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

RSUD Wangaya Denpasar terus melakukan pengembangan infrastruktur guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembangunan fasilitas poliklinik terpusat atau Policentral lima lantai yang akan menggantikan gedung lama berusia sekitar 105 tahun.

Pengembangan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi tingginya jumlah kunjungan pasien yang saat ini mencapai 400 hingga hampir 500 orang per hari.

Direktur RSUD Wangaya, A.A. Made Widiasa, mengatakan pembangunan gedung baru menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi bangunan lama yang telah berusia lebih dari satu abad serta meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

"Gedung yang saat ini digunakan sudah berusia sekitar 105 tahun sehingga perlu dilakukan pengembangan berdasarkan hasil survei kebutuhan layanan masyarakat," kata Direktur RSUD Wangaya A.A. Made Widiasa, belum lama ini (07/06).

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar melalui APBD Tahun 2026.

Selain pembangunan Policentral, RSUD Wangaya juga merencanakan pembangunan Gedung II melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Proyek tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027, sementara proses pembiayaan masih dalam tahap penyelesaian.

Gedung baru nantinya akan dilengkapi ruang rawat inap tambahan serta area parkir bawah tanah (basement) untuk mengatasi keterbatasan lahan parkir yang selama ini menjadi tantangan di lingkungan rumah sakit.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, RSUD Wangaya juga terus memperkuat layanan medis. Rumah sakit ini berencana mengembangkan layanan hemodialisis serta menjalin kerja sama dengan Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Untuk pembangunan gedung milik Universitas Mahasaraswati yang berada di kawasan rumah sakit, pembiayaan sepenuhnya akan ditanggung oleh pihak kampus.

Dari sisi layanan kegawatdaruratan, kapasitas ruang Unit Gawat Darurat (UGD) juga terus ditingkatkan melalui penambahan hingga 30 tempat tidur.

Peningkatan fasilitas tersebut sejalan dengan tren kenaikan jumlah pasien yang mencapai sekitar 6 persen setiap tahun. Pasien yang datang tidak hanya berasal dari Kota Denpasar, tetapi juga dari berbagai kabupaten dan kota di Bali.

Berkat peningkatan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan, RSUD Wangaya kini menempati posisi ketiga sebagai rumah sakit rujukan di Bali setelah RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah dan Surya Husadha Hospital.

Manajemen rumah sakit juga tengah mempersiapkan sejumlah layanan unggulan dan fasilitas penunjang lainnya, seperti pengembangan Stroke Center, penambahan fasilitas kamar jenazah dengan target 50 unit freezer, serta pembangunan lima rumah duka.

Untuk mengatasi kebutuhan parkir jangka panjang, selain memanfaatkan fasilitas basement pada Gedung II, RSUD Wangaya juga menjajaki kerja sama pemanfaatan lahan seluas sekitar 50 are milik pura yang direncanakan akan dikontrak.

Dari sisi keuangan, pendapatan RSUD Wangaya pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp120 miliar. Pada tahun 2026, pendapatan rumah sakit diproyeksikan meningkat menjadi Rp129 miliar.

Sementara itu, kebutuhan alat kesehatan di RSUD Wangaya saat ini mencapai 161 jenis. Hingga kini, rumah sakit telah menerima sekitar 100 unit alat kesehatan melalui hibah.

"Hingga saat ini, rumah sakit telah menerima sekitar 100 unit alat melalui hibah, sehingga masih terdapat 61 jenis alat yang perlu dipenuhi. Widiasa menjelaskan bahwa kebutuhan dokter spesialis sesuai standar pelayanan telah terpenuhi," Tukasnya.

Selain melengkapi kebutuhan alat kesehatan, RSUD Wangaya juga akan terus mengembangkan berbagai layanan unggulan, mulai dari layanan kanker, jantung, saraf, Stroke Center, layanan uronefrologi, hingga pengoperasian Cathlab yang saat ini masih dalam proses perizinan.

Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi RSUD Wangaya sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Bali sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang modern, lengkap, dan berkualitas.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami