Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Jual Motor via Facebook, Warga Badung Tertipu Rp15,3 Juta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Masyarakat yang melakukan transaksi jual beli kendaraan melalui Marketplace Facebook diminta lebih berhati-hati. Pasalnya, modus penipuan berkedok transaksi cash on delivery (COD) kembali memakan korban di Kabupaten Badung.
Korban bernama Suradi (39) mengalami kerugian sebesar Rp15,3 juta setelah sepeda motor Honda Scoopy miliknya dibawa kabur oleh pelaku yang berpura-pura sebagai pembeli.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Dumpil, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung pada Jumat (19/6/2026) malam. Dalam kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy DK 3524 FCI.
PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan, kasus tersebut telah dilaporkan korban dan kini tengah ditangani penyidik.
Kejadian bermula ketika korban mengunggah iklan penjualan sepeda motor melalui Marketplace Facebook sekitar pukul 16.00 Wita. Tak lama kemudian, korban dihubungi seseorang yang mengaku bernama Cecep dan menyatakan minat untuk membeli kendaraan tersebut.
Karena masih bekerja, korban dan calon pembeli sepakat bertemu pada malam hari sekitar pukul 21.00 Wita di kawasan Jalan Ahmad Yani, Denpasar Utara.
Korban bersama rekannya, Dayat, kemudian mendatangi lokasi yang telah disepakati. Namun setibanya di lokasi, korban menerima telepon dari Cecep yang menyampaikan bahwa transaksi belum dapat dilakukan malam itu dan akan dilanjutkan keesokan harinya.
"Disinilah modus penipuan itu terjadi," jelas Aiptu Inastuti, Minggu (21/6/2026).
Setelah transaksi dibatalkan, korban kembali ke rumahnya di Jalan Dumpil, Buduk, Mengwi. Namun sekitar pukul 23.00 Wita, korban kembali dihubungi Cecep yang mengatakan transaksi akan dilakukan malam itu juga.
"Pelaku Cecep meminta korban untuk mengirimkan lokasi alamat tinggalnya agar adiknya datang ke tempat korban," imbuhnya.
Tak lama berselang, tiga orang yang mengaku sebagai adik dan rekan Cecep mendatangi rumah korban. Mereka memeriksa sepeda motor secara detail, termasuk nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.
Ketiga orang tersebut kemudian menunjukkan bukti transfer pembayaran kepada korban. Namun setelah diperiksa lebih lanjut, bukti transfer tersebut ternyata ditujukan kepada Cecep dan bukan kepada korban. Selain itu, dana pembayaran juga belum masuk ke rekening korban.
Meski demikian, para pelaku terus meyakinkan korban bahwa pembayaran telah dilakukan. Situasi yang semakin menekan membuat korban akhirnya menyerahkan kunci kontak dan STNK kendaraan.
"Setelah menerima kunci dan STNK, ketiga orang itu langsung membawa sepeda motor dan meninggalkan lokasi," ujar Aiptu Ayu Inastuti.
Setelah menyadari menjadi korban penipuan, Suradi berusaha menghubungi Cecep untuk meminta penjelasan. Namun nomor telepon yang digunakan pelaku sudah tidak dapat dihubungi. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas Polres Badung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa korban dan sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai bukti yang dapat mengarah pada identitas pelaku.
"Kasus ini sudah ditangani penyidik Polres Badung. Petugas masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8104 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5666 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2395 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan