Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 24 Juni 2026
70 Unit Lampu Pedestrian Dinyalakan Serentak, Jadi Wajah Baru Titik Nol Kita Singaraja
beritabali/ist/70 Unit Lampu Pedestrian Dinyalakan Serentak, Jadi Wajah Baru Titik Nol Kita Singaraja.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat seiring penyalaan 70 unit lampu pedestrian secara serentak pada Selasa (23/6/2026) malam. Penyalaan lampu tersebut menjadi bagian dari uji coba proyek penataan kawasan yang kini telah mencapai progres 90 persen.
Sorotan cahaya berwarna kuning dari lampu-lampu pedestrian membuat kawasan pusat Kota Singaraja tampak lebih megah dan modern. Kehadiran fasilitas baru ini langsung menarik perhatian masyarakat yang memadati kawasan tersebut sejak sore hari.
Lampu pedestrian yang dipasang dirancang khusus dengan ornamen patra Singa Ambara Raja, ikon kebanggaan Kabupaten Buleleng. Desain tersebut menjadi identitas yang memperkuat karakter kawasan sebagai ruang publik baru di pusat kota.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan penyalaan lampu dilakukan untuk memastikan seluruh sistem berfungsi optimal sebelum proyek selesai sepenuhnya.
“Pekerjaannya sudah mencapai 90 persen. Rencana kita akan melaspas sekaligus meresmikan kawasan ini pada 29 Juli 2026,” ujar Sutjidra.
Menurutnya, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, di antaranya finalisasi Gedung UMKM, Gedung Wanita Laskmi Graha, penyempurnaan taman, serta pemasangan fasilitas tempat duduk bagi pengunjung.
Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan nama baru untuk kawasan tersebut. Nama yang akan menjadi identitas kawasan itu saat ini sedang difinalisasi oleh tim yang melibatkan Badan Riset Daerah (BRIDA), Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng.
Sutjidra memberi petunjuk bahwa nama yang dipilih nantinya memiliki keterkaitan erat dengan simbol Singa Ambara Raja yang selama ini menjadi lambang Kabupaten Buleleng.
“Namanya nanti akan dipasang di pagar Kantor Bupati. Clue-nya tentang Singa Ambara Raja,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, menjelaskan bahwa penyalaan lampu merupakan bagian dari tahap pengujian menyeluruh sebelum proyek memasuki masa pemeliharaan.
“Sekarang kita tes lampu untuk mengecek ketahanan dan memastikan tidak ada sambungan kabel yang bermasalah. Sekaligus mengecek kondisi taman dan pohon yang sudah ditanam,” jelasnya.
Adiptha menambahkan, kawasan Titik Nol Singaraja nantinya akan dilengkapi sekitar 60 unit bangku untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Pemerintah daerah juga berencana menghadirkan fasilitas wifi gratis serta jalur sepeda di sepanjang kawasan.
Tidak hanya mempercantik lingkungan kota, proyek penataan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti CCTV, pos penjagaan, toilet umum, dan kantong parkir yang tersebar di sejumlah titik strategis.
Lampu pedestrian yang dipasang menggunakan desain khas dengan ukiran patra Singa Ambara Raja. Tiang lampu dicat hijau dan kuning keemasan yang melambangkan kesuburan serta kejayaan, sekaligus memperkuat identitas budaya Buleleng.
Setelah seluruh pekerjaan rampung, kawasan Titik Nol Singaraja diharapkan menjadi ruang publik baru yang representatif sekaligus ikon Kota Singaraja. Pemerintah Kabupaten Buleleng bahkan berencana menggelar lomba konten video saat pelaksanaan Buleleng Festival mendatang untuk mempromosikan wajah baru kawasan tersebut kepada masyarakat dan wisatawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun