Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pedestrian Titik Nol Singaraja Disalahgunakan untuk Parkir, Pemkab Buleleng Perketat Pengawasan

Minggu, 28 Juni 2026, 21:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pedestrian Titik Nol Singaraja Disalahgunakan untuk Parkir, Pemkab Buleleng Perketat Pengawasan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Viralnya foto sejumlah sepeda motor yang parkir di jalur pedestrian kawasan Titik Nol Kota Singaraja menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Pemerintah memastikan pengawasan akan diperketat agar fungsi jalur pedestrian tetap digunakan sebagaimana mestinya, yakni untuk pejalan kaki dan aktivitas olahraga.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan, kawasan pedestrian tidak diperuntukkan sebagai lokasi parkir kendaraan. Jalur tersebut hanya boleh dimanfaatkan oleh masyarakat yang berjalan kaki maupun berolahraga, seperti jogging.

"Pedestrian itu untuk pejalan kaki dan pelari. Bukan untuk yang lain. Untuk sepeda, motor tidak boleh, apalagi kendaraan roda empat," tegas Sutjidra, Minggu (28/6).

Menurutnya, setelah proyek penataan Titik Nol Kota Singaraja resmi diserahterimakan kepada Pemkab Buleleng, pengamanan kawasan akan dilakukan secara terpadu. Pengawasan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), hingga pecalang untuk menjaga ketertiban sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas publik.

Sutjidra juga mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga kawasan yang kini menjadi salah satu ruang publik baru di Kota Singaraja. Ia mengingatkan bahwa pemerintah telah menyediakan sejumlah kantong parkir di sekitar lokasi sehingga pengunjung tidak perlu memarkir kendaraan di jalur pedestrian.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Buleleng Komang Kappa Tri Aryandono menjelaskan, patroli rutin sebenarnya telah dilakukan di kawasan tersebut meski aset belum resmi diserahterimakan kepada pemerintah daerah. Namun, peristiwa yang viral di media sosial terjadi menjelang tengah malam, di luar jadwal patroli rutin petugas.

Sebagai tindak lanjut, Satpol PP mulai meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam yang dinilai rawan. Setelah proses serah terima kawasan selesai, pengawasan akan dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait agar Titik Nol Kota Singaraja tetap tertib, nyaman, dan dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat sesuai fungsinya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami