Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Tim SAR Cari Dua Korban Terseret Arus di Pantai Greenbowl Ungasan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap dua korban yang diduga terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, hingga Senin (29/6/2026).
Hingga operasi pencarian berakhir pada sore hari, kedua korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR memastikan pencarian akan kembali dilanjutkan pada Selasa (30/6/2026) dengan memperluas area pencarian berdasarkan perhitungan pergerakan arus laut dan pengaruh angin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, SH, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 06.00 WITA dan langsung mengerahkan tujuh personel menuju lokasi.
Setibanya di Pantai Greenbowl, tim segera bergabung dengan unsur SAR gabungan untuk melaksanakan operasi pencarian.
"Operasi SAR dilakukan dengan membagi kedalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU)," bebernya.
Ia menjelaskan, SRU laut melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi menggunakan satu unit rubber boat. Sementara SRU darat dibagi menjadi dua tim yang menyisir sepanjang garis pantai di sekitar lokasi korban diduga terseret arus.
Untuk mendukung pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya drone thermal untuk pemantauan udara dan AquaEye, alat pendeteksi objek di bawah permukaan air.
Sejak pagi, SRU laut bergerak dari Pantai Pandawa menuju lokasi pencarian sesuai rencana operasi. Di saat yang sama, SRU darat melakukan penyisiran sepanjang bibir Pantai Greenbowl hingga radius sekitar dua kilometer ke arah timur dan barat. Pemantauan dari atas tebing Greenbowl juga dilakukan guna memperluas jangkauan pencarian.
"Hingga penghujung operasi hari ini, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (30/6) dengan memperluas area pencarian sesuai perhitungan pergerakan arus dan pengaruh angin," imbuhnya.
Sidakarya turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai maupun perairan terbuka, terutama ketika kondisi gelombang sedang tinggi.
"Dalam sebulan terakhir penanganan yang kami lakukan didominasi kejadian di perairan, perahu terbali,, terseret arua ataupun terjebak di tebing pantai, sebaiknya masyarakat bisa lebih waspada," imbaunya.
Sebelumnya, insiden bermula pada Minggu (28/6/2026) ketika lima orang sedang beraktivitas di Pantai Greenbowl. Tiga orang di antaranya berjalan menyusuri pantai untuk mencari kepiting, sedangkan dua lainnya tetap berenang di laut.
Tak lama kemudian, dua orang yang berada di perairan diduga terseret arus hingga ke tengah laut. Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun gelombang yang semakin besar membuat keduanya hilang dari pandangan.
Teman-teman korban kemudian melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.
Dua korban yang hingga kini masih dalam pencarian masing-masing bernama Roni Firmansyah (24), seorang buruh asal Dusun Badean Kulon, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, serta Dimas Hilman Hafizudin (21), buruh asal Dusun Curahdami, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun