Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




ABK Yacht Hilang di Perairan Banyuwedang, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Rabu, 1 Juli 2026, 20:01 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/ABK Yacht Hilang di Perairan Banyuwedang, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Yacht Turmalin 384310 dilaporkan hilang di perairan Pantai Pasir Putih Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Hingga Rabu (1/7/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui berinisial RTK (17), warga Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Senin (29/6) sekitar pukul 21.00 WITA. Saat itu korban turun dari Kapal Yacht Turmalin menuju Pantai Pasir Putih Banyuwedang menggunakan sebuah speed boat berwarna oranye. Korban diketahui dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.

Beberapa jam kemudian, korban diduga hendak kembali menuju kapal. Namun hingga Selasa siang, korban tidak kunjung tiba. Speed boat yang digunakannya kemudian ditemukan terdampar di pesisir pantai oleh warga, sementara keberadaan korban belum diketahui.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa pukul 06.40 WITA. Setelah menerima informasi, tujuh personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng langsung diberangkatkan menuju lokasi.

"Pencarian pertama mulai dilakukan pada Rabu pagi, dengan menggunakan satu unit rubber boat," ujarnya.

Selama kurang lebih tiga jam penyisiran di laut, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi kemudian dilanjutkan pada siang hari dengan mengerahkan satu unit rubber boat dan satu unit sekoci kapal untuk memperluas area pencarian.

Selain penyisiran di permukaan laut, tim SAR juga melakukan pencarian bawah air menggunakan peralatan snorkeling dan diving. Dua personel diturunkan untuk menyelam hingga kedalaman sekitar 10 meter.

Namun, proses penyelaman menghadapi kendala akibat jarak pandang di bawah laut yang hanya berkisar dua meter, sehingga membatasi efektivitas pencarian.

Di sisi lain, tim pencarian darat turut menyisir sepanjang bibir Pantai Pasir Putih Banyuwedang guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga ke pesisir.

Hingga operasi pencarian hari pertama berakhir, korban masih belum ditemukan. Pencarian melibatkan personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, TNI AL, Polairud, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerokgak, BPBD Buleleng, Satpol PP Gerokgak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta keluarga dan rekan korban.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami