Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




DPRD Badung Evaluasi SPMB dan PKB, Soroti Pemerataan Pendidikan hingga Seleksi Duta Seni

Jumat, 24 Juli 2026, 09:53 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/DPRD Badung Evaluasi SPMB dan PKB, Soroti Pemerataan Pendidikan hingga Seleksi Duta Seni.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung untuk mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan keikutsertaan Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali (PKB).

Rapat berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung Sekretariat DPRD Badung, Rabu (22/7/2026). Pembahasan difokuskan pada dua sektor strategis, yakni peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan pembinaan seni budaya di Kabupaten Badung.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana, mengatakan pelaksanaan SPMB di Kabupaten Badung secara umum telah berjalan baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah hal yang perlu disempurnakan agar pelayanan pendidikan semakin optimal.

Selain mengevaluasi proses penerimaan murid baru, Komisi IV juga menyoroti kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari pemenuhan tenaga guru, peningkatan kompetensi pendidik, hingga perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang merata, aman, dan nyaman.

Terkait pemerataan jumlah siswa, Graha Wicaksana menjelaskan bahwa kondisi geografis di beberapa wilayah, khususnya Kecamatan Petang, menjadi tantangan tersendiri dalam penerapan kebijakan tersebut.

"Jarak antara rumah siswa dengan sekolah yang cukup jauh membuat kebijakan pemerataan siswa harus mempertimbangkan aspek keselamatan dan kenyamanan peserta didik," jelasnya, Rabu (22/7/2026) di Gedung Sekretariat DPRD Badung.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Badung yang tetap mempertahankan operasional sekolah meskipun jumlah siswanya hanya berkisar 15 hingga 20 orang.

"Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV juga membahas pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang pada tahun ini didukung anggaran sekitar Rp7 miliar. Menurut Graha Wicaksana, anggaran tersebut bukan sekadar belanja kegiatan, tetapi merupakan investasi untuk pengembangan seni dan budaya Bali. "Jika diperlukan, dukungan anggaran dapat ditingkatkan pada tahun mendatang," ucapnya.

Komisi IV DPRD Badung juga mendorong agar proses penunjukan duta seni yang mewakili Kabupaten Badung pada PKB dilakukan secara lebih terbuka melalui mekanisme seleksi atau festival.

"Penyelenggaraan festival atau seleksi terlebih dahulu sebelum peserta ditetapkan sebagai wakil Kabupaten Badung," cetusnya.

Selain itu, Graha Wicaksana menyoroti masih adanya seniman yang tampil dalam lebih dari satu kelompok atau kegiatan selama PKB berlangsung.

"Dinas Kebudayaan dapat melakukan penyaringan dan verifikasi lebih ketat sehingga tidak lagi terjadi keterlibatan ganda yang berpotensi mengurangi kesempatan bagi seniman lainnya," paparnya.

Melalui evaluasi tersebut, Komisi IV DPRD Badung berharap kualitas layanan pendidikan terus meningkat. Di sisi lain, pembinaan seni dan budaya di Kabupaten Badung juga diharapkan semakin profesional, transparan, serta mampu melahirkan duta-duta seni terbaik yang mengharumkan nama daerah pada ajang Pesta Kesenian Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: DPRD Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami