Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




APBD Perubahan Badung 2026 Disetujui, DPRD Badung Minta Atensi Soal Infrastruktur dan Kebakaran

Sabtu, 12 September 2026, 10:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/APBD Perubahan Badung 2026 Disetujui, DPRD Badung Minta Atensi Soal Infrastruktur dan Kebakaran.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 mendapat persetujuan dari seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung.

Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan DPRD Badung Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Jumat (11/9/2026).

Tiga fraksi di DPRD Badung, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar, dan Fraksi Gerindra, menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan APBD Perubahan Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua dan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, mengatakan seluruh fraksi pada prinsipnya menyetujui rancangan APBD Perubahan 2026.

"Jadi dari ketiga fraksi itu dapat saya simpulkan bahwa tentang Rancangan APBD Perubahan 2026 ini semua fraksi dapat menyetujui," sebutnya.

Meski memberikan persetujuan, masing-masing fraksi tetap menyampaikan sejumlah saran dan catatan kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Masukan tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor strategis Badung.

"Sebagai lembaga legislatif pasti ada saran dan catatan. Dari beberapa saran itu saya kira semuanya konsentris untuk pembangunan di Badung ini, terutama yang berhubungan dengan pariwisata," katanya.

Salah satu perhatian DPRD Badung adalah penguatan infrastruktur di sejumlah kawasan yang menjadi kantong pariwisata. Kawasan Petitenget dan wilayah Badung bagian utara menjadi beberapa lokasi yang turut mendapat penekanan agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur terus diperhatikan.

Selain sektor pariwisata dan infrastruktur, DPRD Badung juga mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Kondisi kemarau panjang yang diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar November dinilai perlu mendapat perhatian. Terlebih, sejumlah kejadian kebakaran sebelumnya terjadi ketika kondisi cuaca kering.

"Karena hari ini sampai nanti mungkin bulan November ini adalah kemarau panjang, jadi mengingat kejadian-kejadian sebelumnya banyak juga terjadi kebakaran," jelasnya.

Perangkat daerah teknis pun diminta meningkatkan koordinasi dengan aparat di tingkat bawah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat deteksi dan penanganan apabila muncul potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Badung.

"Kita harapkan pemerintah, terutama OPD teknis, agar selalu mengkomunikasikan dan berkoordinasi dengan aparat bawahnya supaya hal-hal itu tidak terjadi lagi, terutama tentang kebakaran," terangnya.

Dengan disetujuinya Rancangan APBD Perubahan 2026 oleh seluruh fraksi, proses pembahasan selanjutnya diharapkan berjalan sesuai tahapan hingga ditetapkan menjadi APBD Perubahan Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: DPRD Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami