Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bantuan Bedah Rumah di Bali Naik, Denpasar Dapat 259 Unit

Senin, 10 Agustus 2026, 21:20 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkot Denpasar/Bantuan Bedah Rumah di Bali Naik, Denpasar Dapat 259 Unit.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Alokasi bantuan bedah rumah untuk Bali pada 2026 mengalami lonjakan signifikan. Jika pada tahun sebelumnya hanya terdapat 31 unit, tahun ini jumlah bantuan meningkat menjadi 4.184 unit.

Program tersebut merupakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia. Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki tempat tinggal.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mendampingi kunjungan Menteri PKP RI Maruarar Sirait terkait program tersebut di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (10/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyambangi rumah penerima bantuan, Ni Wayan Pageh. Selain Pageh, I Made Suara juga menjadi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Tonja.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indera, unsur TNI-Polri, perwakilan OPD Pemkot Denpasar, masyarakat serta undangan terkait lainnya.

Bali Dapat 4.184 Unit

Maruarar Sirait mengatakan Bali mendapatkan 4.184 bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat pada 2026. Setiap unit mendapat bantuan senilai Rp20 juta.

"Program bantuan senilai Rp. 20 juta per unit ini menyasar seluruh wilayah di Indonesia dengan besaran nilai bantuan sama. Terkecuali di wilayah Indonesia Timur seperti Papua itu nilainya lebih besar," ujarnya.

Ia menegaskan program bantuan bedah rumah tersebut tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta melapor apabila menemukan adanya pungutan dalam pelaksanaan program.

"Jika ada yang terbukti melakukan pemungutan, masyarakat dapat melakukan pelaporan kepada kami," ungkapnya.

Adapun sebaran alokasi bantuan bedah rumah 2026 di Bali terdiri atas 1.113 unit untuk wilayah pedesaan, 2.812 unit untuk wilayah pesisir dan 259 unit untuk wilayah perkotaan. Khusus Kota Denpasar, alokasi bantuan yang diterima mencapai 259 unit pada 2026.

"Perbandingan alokasi TA 2025 dengan TA 2026 yaitu alokasi TA 2025 sebanyak 31unit menjadi potensi alokasi total TA 2026 sebanyak 4.184 unit atau naik 13.496 persen. Kota Denpasar menerima bantuan yakni 259 unit di TA 2026. Hal ini menunjukkan Negara hadir langsung membantu masyarakat untuk membenahi rumah - rumah masyarakat diseluruh Indonesia," tambahnya.

Denpasar Dukung Program Bedah Rumah

Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan Pemkot Denpasar mendukung program pemerintah pusat tersebut, khususnya alokasi untuk wilayah perkotaan.

Menurutnya, program bedah rumah menjadi salah satu perhatian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar juga telah menjalankan program serupa secara mandiri.

"Ini menjadi bukti kehadiran Pemerintah Kota Denpasar untuk masyarakat beriringan dengan Pemerintah Pusat dalam menjalankan Program Bedah Rumah. Sementara untuk Program Bedah Rumah oleh Pemerintah Kota Denpasar telah dijalankan terhadap 50 unit rumah dan akan ditingkatkan agar program berjalan semakin baik," jelas Eddy Mulya.

Pemulung Terima Bantuan Bedah Rumah

Salah satu penerima bantuan di Kelurahan Tonja, Ni Wayan Pageh, mengaku belum mampu memperbaiki rumah yang ditempatinya bersama tiga anaknya.

Pageh yang bekerja sebagai pemulung barang bekas menyebut penghasilannya sekitar Rp500 ribu per bulan. Pada Agustus 2026, rumahnya mendapat bantuan melalui program bedah rumah.

"Proses pembenahan diawali petugas datang meninjau kondisi tempat tinggal kami kemudian rumah kami diusulkan untuk mendapat bantuan program bedah rumah. Bedah rumah senilai Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Selama pelaksanaan renovasi rumah , Pemkot Denpasar memfasilitasi kami tinggal dirumah kost," jelasnya.

Penerima lainnya, I Made Suara, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Rumah yang ditempatinya merupakan warisan dari orang tuanya dan belum pernah diperbaiki.

"Kami berterima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat dan Pemkot Denpasar membantu kami membenahi tempat tinggal kami," ungkapnya penuh suka cita.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami