Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pamitan Memancing, Pria asal NTT Ditemukan Tewas Mengapung di Tukad Mati

Senin, 17 Agustus 2026, 21:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pamitan Memancing, Pria asal NTT Ditemukan Tewas Mengapung di Tukad Mati.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pamitan pergi memancing, pria berinisial FF (38) asal Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas di Tukad Mati, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Senin (17/8/2026) dini hari.

Korban ditemukan mengapung di aliran sungai sekitar 10 meter dari lokasi alat pancing miliknya ditemukan.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Ekky Nurwenda Putra mengatakan, berdasarkan keterangan istri korban berinisial YL, FF pamit pergi memancing sekitar pukul 15.00 Wita.

Namun, hingga sore hari korban tidak kunjung pulang. Sekitar pukul 17.00 Wita, istri korban mencoba menghubungi FF melalui WhatsApp, tetapi tidak aktif.

"Hingga sore hari belum pulang dan saat dihubungi tidak mendapat jawaban, keluarga kemudian melakukan pencarian hingga melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian," bebernya, pada Senin 17 Agustus 2026.

Keluarga kemudian melakukan pencarian. Sekitar pukul 19.00 Wita, sepeda motor korban ditemukan terparkir di pinggir jalan dekat sebuah wihara.

Setelah menemukan sepeda motor tersebut, keluarga mengecek rekaman CCTV dari kos-kosan di sekitar lokasi. Dari rekaman CCTV, korban terlihat berjalan menuju arah sungai.

Mendapat laporan tersebut, aparat Polsek Denpasar Barat bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar mendatangi lokasi dan melakukan penelusuran di sekitar Tukad Mati.

Dalam pencarian tersebut, polisi menemukan alat pancing milik korban. Petugas kemudian melanjutkan penyisiran di sekitar sungai.

"Polisi menemukan alat pancing korban. Setelah itu, petugas terus melakukan pencarian hingga sekitar pukul 02.40 Wita korban ditemukan mengapung di sungai," bebernya.

Iptu Ekky menjelaskan, jasad korban ditemukan setelah bagian kaki terlihat mengapung di atas aliran sungai. Lokasi penemuan jasad berjarak sekitar 10 meter dari tempat awal alat pancing ditemukan.

Selain menemukan jasad korban, petugas juga menemukan tas selempang milik FF. Di dalam tas tersebut terdapat satu unit handphone, charger, kartu ATM BCA dan uang tunai Rp2.500.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

"Dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam saat memancing di sekitar sungai. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami