Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Pemkot Denpasar Luncurkan Dapur Abhipraya Cegah Stunting
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar meluncurkan Dapur Abhipraya di Rumah Kula Abhi Praya, Jalan Gatut Subroto IV F, Kota Denpasar, Selasa (18/8/2026). Program ini menjadi bagian dari semangat Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) untuk mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
Program tersebut dilaksanakan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar.
Ketua TP Posyandu Kota Denpasar sekaligus Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP Posyandu Ayu Kristi Arya Wibawa, mengatakan Dapur Abhipraya diharapkan menjadi salah satu upaya pemenuhan kebutuhan gizi yang baik dan berkelanjutan, khususnya pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Tentu dengan hadirnya Dapur Kula Abhi Praya Kota Denpasar, harapannya dapat menjadi upaya untuk pencegahan terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak di Kota Denpasar,” ungkap Sagung Antari.
Menurut Sagung Antari, keberadaan Dapur Abhipraya tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan gizi keluarga.
Perhatian khusus diberikan kepada keluarga yang memiliki balita maupun anak yang berisiko mengalami stunting. Dengan keterlibatan masyarakat, upaya pencegahan stunting diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan peluncuran Dapur Abhipraya juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan Gerakan Orang Tua Asih Cegah Stunting (GENTING).
Bantuan tersebut diberikan kepada delapan anak berisiko stunting yang berasal dari empat kecamatan di Kota Denpasar.
Program GENTING menjadi bentuk kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi anak, terutama bagi balita yang membutuhkan perhatian lebih dalam aspek gizi.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Denpasar juga menerima dukungan nutrisi dari orang tua asuh yang berasal dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar.
Pola pendampingan yang diterapkan yakni satu orang tua asuh untuk satu balita berisiko stunting. Bantuan diberikan dalam bentuk uang yang diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi balita selama enam bulan.
Dengan pola tersebut, setiap balita mendapatkan pendampingan dari satu orang tua asuh secara berkelanjutan selama periode yang telah ditentukan.
Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung percepatan penanganan stunting di Kota Denpasar.
“Melalui pola orang tua asuh ini diharapkan pemenuhan kebutuhan nutrisi balita dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak,” paparnya.
Baca juga:
Budidaya Lele Desa Tulikup Tekan Stunting
Untuk memperkuat program, Pemkot Denpasar menggandeng Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai mitra strategis dalam memberikan dukungan berbasis pengetahuan dan keilmuan, khususnya di bidang kesehatan dan gizi.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui edukasi kepada keluarga, pendampingan pengolahan makanan bergizi, penyampaian informasi mengenai kebutuhan gizi anak, hingga penguatan kapasitas kader dan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
"Lewat program ini, Pemkot Denpasar juga menyediakan edukasi untuk orang tua anak terindikasi stunting, dan program lainnya setiap bulannya," tutup Laxmy Saraswati.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4585 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2394 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2052 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1649 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1090 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun