Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kintamani Waspada Karhutla, Warga Diminta Tak Buang Puntung Rokok

Rabu, 19 Agustus 2026, 13:45 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok beritabali.com/Kintamani Waspada Karhutla, Warga Diminta Tak Buang Puntung Rokok.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau yang berlangsung cukup panjang tahun ini.

Kondisi cuaca kering membuat vegetasi di kawasan hutan dan lahan lebih mudah terbakar. Karena itu, kesadaran dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Camat Kintamani I Ketut Erry Soena Putra mengatakan wilayah Kintamani memiliki kawasan hutan yang cukup luas. Kondisi kemarau yang berkepanjangan membuat kawasan tersebut menjadi lebih rentan terhadap kebakaran.

Untuk mengantisipasi potensi karhutla, pihak kecamatan mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api, terutama di kawasan hutan dan lahan yang kondisinya sangat kering.

"Selain imbauan, sosialisasi dan edukasi juga terus dilakukan dengan menggandeng pemerintah desa, pihak terkait, serta masyarakat. Pengawasan terhadap kawasan yang rawan kebakaran juga ditingkatkan," ungkapnya, Rabu (19/06/2026).

Erry mengakui, kebakaran yang terjadi selama ini tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca. Kelalaian manusia yang memicu munculnya percikan api, termasuk membuang puntung rokok sembarangan, juga menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai.

Caption: Camat Kintamani I Ketut Erry Soena Putra.

Kondisi tersebut terbukti pada pekan lalu ketika kebakaran melanda kawasan hutan di sekitar lereng Gunung Batur. Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari dua hektare kawasan hutan.

Beruntung, berkat kerja sama seluruh pihak, kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak meluas ke kawasan lainnya.

Kecamatan Kintamani berharap kewaspadaan seluruh pihak terus ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa. Pemerintah desa dan masyarakat diminta ikut menjaga lingkungan, termasuk kawasan hutan yang memiliki potensi kerawanan kebakaran cukup tinggi selama musim kemarau.

Para wisatawan yang beraktivitas di kawasan Kintamani juga diajak ikut menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami