Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bangli Kekurangan 1.049 Guru PNS

Rabu, 19 Agustus 2026, 14:38 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Bangli Kekurangan 1.049 Guru PNS.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli menyambut positif wacana pengangkatan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Wacana tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan kekurangan guru PNS di Kabupaten Bangli, sekaligus memberikan kepastian status dan meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli I Komang Pariartha mengatakan, pihaknya menyambut baik wacana guru PPPK penuh waktu diangkat menjadi PNS serta guru berstatus PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.

"Kebijakan tersebut dinilai penting mengingat keberadaan guru PNS di sejumlah sekolah di Bangli masih sangat terbatas. Bahkan, terdapat sekolah yang hanya memiliki satu hingga dua guru berstatus PNS," katanya, Rabu (19/08/2026).

Komang Pariartha mengungkapkan persoalan kekurangan guru PNS di Bangli masih cukup serius. Saat ini jumlah guru di Kabupaten Bangli mencapai 2.752 orang, namun yang berstatus PNS hanya 975 orang.

Dengan kondisi tersebut, kebutuhan guru PNS di Kabupaten Bangli masih mengalami kekurangan hingga 1.049 orang.

Kondisi ini terjadi di tengah jumlah sekolah yang cukup banyak. Dari 209 sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Bangli, terdapat sekolah yang hanya memiliki satu hingga dua guru PNS.

Keterbatasan tersebut semakin menjadi perhatian karena sebagian guru PNS yang ada juga memasuki masa pensiun. Jika tidak segera diantisipasi, kondisi tersebut berpotensi semakin memperlebar kesenjangan kebutuhan tenaga pendidik di sekolah-sekolah.

Menurut Komang Pariartha, peningkatan status kepegawaian tenaga pendidik tidak hanya berkaitan dengan persoalan administrasi. Kepastian status juga diharapkan memberikan rasa aman secara psikologis, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong motivasi guru dalam menjalankan tugas.

Peningkatan kesejahteraan dan kepastian status guru pada akhirnya diharapkan berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta menghasilkan lulusan yang kompeten.

Kondisi kekurangan guru tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi Bangli dalam mendukung program pemerintah untuk membentuk generasi emas 2045.

Disdikpora Bangli berharap wacana pengangkatan guru PPPK menjadi PNS maupun peningkatan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu dapat benar-benar terealisasi.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan tenaga pendidik sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan Kabupaten Bangli.

Di sisi lain, Disdikpora Bangli mengimbau seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kinerja dan kompetensi. Upaya tersebut penting agar kualitas proses pembelajaran dan pendidikan di Kabupaten Bangli terus mengalami peningkatan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami