Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiga Pekerja Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Abiansemal

Rabu, 19 Agustus 2026, 18:44 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Tiga Pekerja Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Abiansemal.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Tiga pekerja menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di area parkir Kandang Ayam Boiler milik Nyoman Suparta, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Ketiga korban masing-masing berinisial INP (45), INPA (28), dan PAS (29). Mereka mengalami luka dan memar pada sejumlah bagian tubuh akibat dugaan aksi kekerasan tersebut.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Nyoman Ayu Inastuti mengatakan peristiwa bermula ketika INP bersama seorang saksi yang merupakan kernet mengendarai mobil pikap pengangkut ayam dari arah selatan menuju kandang ayam sekitar pukul 01.40 WITA.

Setibanya di wilayah Tebajero, kendaraan tersebut dihentikan sejumlah orang yang sedang duduk-duduk. Mereka disebut meminta ayam kepada korban. Namun, korban mengatakan tidak membawa ayam.

Saat hendak melanjutkan perjalanan, INP mendengar suara seperti mobilnya ditendang. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban bersama saksi sempat turun dari kendaraan dan menanyakan siapa yang menendang mobil.

Namun, tidak ada orang yang mengaku melakukan tindakan tersebut. Korban kemudian melanjutkan perjalanan menuju kandang ayam. Sekitar 15 menit setelah tiba di lokasi, sejumlah orang datang dan menanyakan siapa yang sebelumnya melintas.

"Korban mengaku bahwa dirinya yang melintas. Setelah itu, korban diduga langsung dikeroyok oleh sejumlah orang. Aksi tersebut juga menyasar korban lainnya yang berada di lokasi," beber Aiptu Ayu Inastuti, pada Rabu 19 Agustus 2026.

Sementara itu, korban INPA yang sedang tidur di posko mengaku tiba-tiba didatangi sekitar 10 orang yang tidak dikenalnya.

INPA kemudian dipukul pada bagian perut kanan dan rahang belakang. Akibat kejadian tersebut, INP mengalami memar pada rahang kiri dan leher kiri bagian belakang serta mengeluhkan sakit pada bagian dada.

"Korban INPA mengalami sakit pada perut kanan bawah dan memar pada leher kanan bagian belakang. Sedangkan PAS mengalami memar dan luka pada bagian atas mata kanan," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan para korban, dugaan pengeroyokan tersebut diduga dipicu persoalan permintaan ayam. Para pelaku disebut tidak terima setelah korban sempat turun dari kendaraan untuk menanyakan orang yang diduga menendang mobilnya.

Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk meminta keterangan dari para korban dan saksi. Ketiga korban juga mendapatkan penanganan medis setelah kejadian.

INP dan INPA mendapatkan penanganan di Puskesmas IV Abiansemal. Sementara PAS dirujuk ke RS Bindu Husada untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

"Kasus dugaan pengeroyokan tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian," bebernya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami