Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
110 Pedagang Meriahkan Festival Kuliner
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 110 pedagang akan ikut berpartisipasi dalam festival kuliner dalam Denpasar Festival. Kegiatan ini akan berlangsung mulai 28 hingga 31 Desember 2010 di kawasan Catur Muka dan jalan Gajah Mada Denpasar.
"Penataan sudah dilakukan sejak jauh hari sebelumnya mengingat jumlah peserta kali ini cukup banyak yaitu 110 pedagang, sementara ruang yang tersedia sangat terbatas," ujar koordinator festival kuliner, Dewa Made Agung.
Berbagai jenis kuliner tradisional Bali akan ditampilkan dalam festival ini mulai be guling, ayam guling, betutu, berbagai jenis
jajanan bali, minuman dan kuliner lainnya.
Mengingat terbatasnya ruang yang tersedia pihaknya juga berupaya untuk melakukan penataan secara maksimal dengan memanfaatkan trotoar sebagai lokasi stan penjualan makanan.
Dengan dimanfaatkannya trotoar khusus di kawasan Gajah Mada sebagai tempat berjualan, paling tidak diharapkan mampu memberi ruang yang lebih nyaman bagi para pengunjung.
Setiap penjual makanan nantinya diwajibkan mengenakan pakaian adat madya dilengkapi dengan celemek, tengkuluk, pin dan papan nama.
Untuk menjaga kebersihan pihaknya juga mewajibkan peserta untuk melengkapi stannya dengan 2 buah tong sampah yaitu satu untuk sampah organik satunya lagi untuk sampah non organik. (ctg)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5476 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3473 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2305 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1103 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan