Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
110 Siswa Drop Out Dapat Perhatian Khusus Pemkab Buleleng
Sabtu, 8 Oktober 2016,
05:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Pemkab Buleleng melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan acara Serah Terima Bantuan Siswa Drop Out di Kabupaten Buleleng. Pemkab Buleleng menyerahkan bantuan berupa barang dan Uang Tunai sebesar Rp 1. 230.000 kepada 110 siswa Drop Out untuk semua tingkatkan sekolah, Jumat (7/10) di Gedung Wanita Laksmi Graha.
Penyaluran bantuan diberikan lagsung kepada siswa yang bersangkutan tanpa melalui perantara, namun tetap berkoordinasi dengan kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng melalui Posko Drop Out Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng. Bantuan yang diberikan pada saat ini diperuntukan sampai bulan Desember tahun 2016.
Bantuan itu bertujuan untuk mendukung program 12 PAS Bupati Buleleng Bidang Pendidikan yaitu
“Meningkatkan Aksesbilitas dan Kualitas Pendidikan”, sebagai penumbuh rasa solidaritas sesama anak negeri dalam memanifestasikan Tujuan Pendidikan Nasional yang merata dan berkualitas dengan berperan pada Frame Education For All(Pendidikan dari kita, oleh kita dan untuk kita semua) dan menggugah para dermawan yang ada di Kabupaten Buleleng untuk menyisihkan pendapatnya membantu anak – anak Buleleng yang tidak dapat melanjutkan pendidikan.
Suyasa berharap program ini bisa membantu untuk menjawab persoalan aksebilitas pendidikan di Kabupaten Buleleng. Sebanyak 48 orang melanjutkan ke tingkat SMP dan sisanya melanjutkan ke tingkat SMA/SMK dan donasi ini diberikan dua bulan sekali. "Jadi kita berharap bahwa program ini bisa membantu untuk menjawab persoalan – persoalan aksesbilitas pendidikan anak – anak kita," katanya.
Ditemui usai acara Sutjidra mengatakan, rata – rata laman pendidikan di Kabupaten Buleleng masih 6,9 persen sangat jauh dari wajib belajar. Angka Drop Out ini kedepannya bisa ditekan serendah – rendahnya. “rata – rata laman pendidikan kita masih 6,9 jauh masih dari wajib belajar dan anak yang drop out kedepan angkanya bisa kita tekan serendah – rendahnya”, ungkapnya.
Pendanaan bantuan siswa drop out ini berasal dari APBD Kabupaten Buleleng tahun 2016 dan Dana dari para dermawan, donatur yang peduli pendidikan.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 884 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026