Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
13 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Lombok Tengah
BERITABALI.COM, NTB.
Bencana angin puting beliung terjadi di Desa Tibu Sisok, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, Rabu (16/11) siang. Belasan rumah warga di desa sekitarnya terdampak mengalami kerusakan.
Dari tayangan video amatir yang diterima tim Pusdalops BPBD NTB, tampak bencana angin kencang menerbangkan benda-benda di sekitar dan berputar di atas atap rumah warga.
Melihat dampak kerusakan yang terjadi, seorang warga yang berada di jalan pun berteriak dan lari mencari tempat perlindungan yang lebih aman.
Selain 13 unit rumah, total ada 46 jiwa di Desa Tibu Sisok yang terdampak bencana angin puting beliung. Berdasarkan laporan dari BPBD Lombok Tengah, kondisi di lokasi sudah kondusif.
“Update pagi tadi. Untuk update selanjutnya, rekan-rekan BPBD Loteng sedang ke lokasi untuk assesment skaligus memberikan bantuan logistik,” kata Tim Pusdalops BPBD NTB, Andre Aprianto, Kamis (17/11).
Andre Aprianto menjelaskan, beberapa desa sekitarnya juga terdampak.
Memasuki musim hujan tahun 2022 dan 2023 ini, BPBD NTB mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, tanah longsor serta banjir.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3018 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2040 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun