Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
14 Event di NTB Terganggu Mahalnya Harga Tiket Pesawat
BERITABALI.COM, NTB.
Sebanyak 14 event akan diselenggarakan di Provinsi NTB pada semester II tahun 2022 ini. Event nasional dan internasional ini bisa terganggu karena tingginya harga tiket pesawat.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi mengatakan, 14 event tersebut terdiri dari event musik, fesyen, olahraga, hingga balap motor. Event-event tersebut diselenggarakan oleh komunitas, lembaga. Skala nasional dan internasional. Sebelumnya, pada semester I 2022, ada 10 event sudah terlaksana.
“Kita sangat berharap harga tiket ini segera mengalami penyesuaian supaya tidak mengganggu minat kunjungan orang datang ke sini (NTB). Biar event kita juga bisa meningkat. Tentu saja (kenaikan harga tiket pesawat) menjadi pertimbangan kita. Semoga tetap terlaksana,” kata Yusron, usai mengikuti pertemuan di PHRI NTB, Rabu (20/7).
Untuk itu, Yusron mengatakan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah bersurat kepada Gubernur NTB, Zulkieflimansyah terhadap keluhan – keluhan stakeholders. Termasuk dorongan agar pemerintah daerah memberikan subsidi terhadap tingginya harga tiket pesawat.
Selain itu, Yusron juga mengatakan, bersama PHRI dan stakeholders lainnya, pihaknya juga akan bersurat kepada DPRD NTB. Harapannya, persoalan tingginya harga tiket pesawat ini juga dapat diintervensi secara politis.
“Nanti kita harapkan DPRD NTB berkoordinasi dengan DPR RI dan mencari benang merah persoalan ini dengan seluruhnya yang terkait,” ujarnya.
Surat juga akan dilayangkan kepada Kementerian Perhubungan. Kendati bukan ranah Dinas Pariwisata masuk, namun persoalan harga tiket pesawat ini menurutnya berkaitan erat dengan sektor pariwisata.
Tentu tak lupa juga, daerah akan bersurat kepada Kementerian Pariwisata. Serta kementerian – kementerian lainnya terkait.
“Kita berharap, aksebilitas keluar masuk orang ke NTB tidak terganggu karena persoalan harga tiket ini,” imbuhnya.
Sebelumnya, Yusron mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan salah satu maskapai penerbangan dan menanyakan perihal ini. Dalam keterangan yang didapat, kenaikan harga tiket pesawat terjadi karena kenaikan komponen pendukung lain dalam penerbangan.
Selain itu, setelah pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih, jumlah pesawat yang beroperasi juga terbatas. Karena untuk mengoperasikan kembali, pesawat-pesawat ini terlebih dahulu harus dilakukan maintenance.
“Kemungkinan Oktober 2022 ini harga tiket pesawat bisa berangsur-angsur normal,” jelas Yusron.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 930 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 772 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 586 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 549 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik