Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
15 Kerbau Mati di Sekitar Sirkuit Mandalika, Ini Penyebabnya
BERITABALI.COM, NTB.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB dan Lombok Tengah yang diterjunkan guna melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kerbau di sekitar Sirkuit Mandalika.
Ditemukan bahwa, Suspect SE (Septicaemia Epizootica) atau penyakit ngorok menjadi penyebab kematian mendadak hewan milik warga tersebut.
Dari pengambilan sampel darah dan liur, kerbau-kerbau tersebut terindikasi sakit dan dapat menular kepada sesama kerbau atau sapi apabila tidak segera dipisahkan dengan yang masih sehat.
Pada Jumat (10/9) pukul 10.00 WITA bertempat di dusun Ketapang Desa Kuta Kecamatqn Pujut, Lombok Tengah, telah berlangsung pengambilan sampel darah dan liur terhadap kerbau milik Lalu Nure yang terindikasi sakit.
Hadir dalam kegiatan tersebut
Kabid Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muslih Bersama tim. Hadir juga Kasi Keswan Lombok Tengah, Firman dan
Dokter hewan kecamatan Pujut, drh Nurul. Disaksikan BKTM Desa Kuta, Bripka Lalu Muh Seriatun Wijaya dan Kadus Ketapang.
"Bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan tersebut menindaklanjuti terkait adanya kerbau milik Lalu Nure yang sakit," jelas Kapolsek Kuta, Iptu I Made Dimas SIK dalam rilis yang diterima Beritabali.com, Jumat (10/9).
Adapun upaya yang sudah dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Pujut, kata Kapolsek, adalah pemberian antibiotik yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal (9/9), dan rencananya pada Senin (13/9) akan dilaksanakan pemberian antibiotik lanjutan.
"Dalam kesempatan tersebut dari dinas peternakan dan kesehatan memberikan disinfektan yang nantinya akan disemprotkan pada kandang secara berurut-turut selama seminggu," terang Kapolsek Made Dimas.
Aparat kepolisian dari Polsek Kuta, melakukan penyelidikan adanya laporan 15 ekor kerbau milik warga mati mendadak kurun waktu dua hari terakhir. Sedikitnya ada
15 ekor kerbau milik warga, yakni Lalu Nure, warga Dusun Ketapang, Desa Kuta mati secara mendadak, Kamis (9/9) malam.
“Total sudah 15 yang mati, hari ini yang mati 5. Sudah dari kemarin ini, yang kemarin sudah diangkut,” ungkap seorang warga
Kejadian serupa kerbau mati mendadak juga terjadi di Dusun Rangkap, Desa Kuta. Namun kerbau yang mati hanya berjumlah dua ekor.
Sebelum kejadian 15 ekor kerbau sekitar sirkuit mati misterius, sempat viral seekor kerbau tertangkap kamera tengah memasuki areal sirkuit Mandalika, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 317 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 200 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 114 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan