Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




15 Kerbau Mati di Sekitar Sirkuit Mandalika, Ini Penyebabnya

Jumat, 10 September 2021, 16:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penyebab 15 Kerbau Mati di Sekitar Sirkuit Mandalika.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB dan Lombok Tengah yang diterjunkan guna melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kerbau di sekitar Sirkuit Mandalika.

Ditemukan bahwa, Suspect SE (Septicaemia Epizootica) atau penyakit ngorok menjadi penyebab kematian mendadak hewan milik warga tersebut. 

Dari pengambilan sampel darah dan liur, kerbau-kerbau tersebut terindikasi sakit dan dapat menular kepada sesama kerbau atau sapi apabila tidak segera dipisahkan dengan yang masih sehat.

Pada Jumat (10/9) pukul 10.00 WITA bertempat di dusun Ketapang Desa Kuta Kecamatqn Pujut, Lombok Tengah, telah berlangsung pengambilan sampel darah dan liur terhadap kerbau milik Lalu Nure yang terindikasi sakit.

Hadir dalam kegiatan tersebut 
Kabid Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muslih Bersama tim. Hadir juga Kasi Keswan Lombok Tengah, Firman dan 
Dokter hewan kecamatan Pujut, drh Nurul. Disaksikan BKTM Desa Kuta, Bripka Lalu  Muh Seriatun Wijaya dan Kadus Ketapang.

"Bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan tersebut menindaklanjuti terkait adanya kerbau milik Lalu Nure yang sakit," jelas Kapolsek Kuta, Iptu I Made Dimas SIK dalam rilis yang diterima Beritabali.com, Jumat (10/9).

Adapun upaya yang sudah dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Pujut, kata Kapolsek, adalah pemberian antibiotik yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal (9/9), dan rencananya pada Senin (13/9) akan dilaksanakan pemberian antibiotik lanjutan.

"Dalam kesempatan tersebut dari dinas peternakan dan kesehatan memberikan disinfektan yang nantinya akan disemprotkan pada kandang secara berurut-turut selama seminggu," terang Kapolsek Made Dimas.

Aparat kepolisian dari Polsek Kuta, melakukan penyelidikan adanya laporan 15 ekor kerbau milik warga mati mendadak kurun waktu dua hari terakhir. Sedikitnya ada 

15 ekor kerbau milik warga, yakni Lalu Nure, warga Dusun Ketapang, Desa Kuta mati secara mendadak, Kamis (9/9) malam.

“Total sudah 15 yang mati, hari ini yang mati 5. Sudah dari kemarin ini, yang kemarin sudah diangkut,” ungkap seorang warga 

Kejadian serupa kerbau mati mendadak juga terjadi di Dusun Rangkap, Desa Kuta. Namun kerbau yang mati hanya berjumlah dua ekor. 

Sebelum kejadian 15 ekor kerbau sekitar sirkuit mati misterius, sempat viral seekor kerbau  tertangkap kamera tengah memasuki areal sirkuit Mandalika, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami