Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
2 Caleg PDIP Saling Klaim Suara di Rapat Pleno Hingga Bakar Bendera Partai
Selasa, 7 Mei 2019,
07:01 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Rapat pleno KPU Tabanan sempat berlangsung “panas” ketika memasuki proses pencocokan dan penghitungan suara di tingkat kabupaten. Dua caleg PDI Perjuangan dari Dapil Tabanan satu (Tabanan-Kerambitan) saling klaim suara, yakni I Ketut Arsana Yasa (caleg nomor urut 2) dan Ni Made Rai Santini (caleg nomor urut 9).
[pilihan-redaksi]
“Suasana sempat panas,” kata Ketua KPU Tabanan, I Putu Gede Weda Subawa, 6 Mei 2019.
“Suasana sempat panas,” kata Ketua KPU Tabanan, I Putu Gede Weda Subawa, 6 Mei 2019.
Weda menjelaskan, saat awal rapat pleno akan berjalan, komisioner KPU Tabanan menerima surat dugaan terjadinya penggelembungan suara, hingga hal tersebut diklarifikasi saat rapat pleno.
Setelah itu, ada permintaan dari Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tabanan, I Nyoman Arnawa untuk membuka kotak suara dan menghitung surat suara di dua TPS, yakni TPS 8 Desa Belumbang dan TPS 8 Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan. “Akhirnya kami hitung ulang lagi,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Setelah dihitung ulang, perbedaan suara antara I Ketut Arsana Yasa dan Ni Made Rai Santini berjumlah enam suara saja. Karena kalah jumlah suara, Rai Santini terpental dari perebutan kursi DPRD Tabanan.
Setelah dihitung ulang, perbedaan suara antara I Ketut Arsana Yasa dan Ni Made Rai Santini berjumlah enam suara saja. Karena kalah jumlah suara, Rai Santini terpental dari perebutan kursi DPRD Tabanan.
“Karena ada penghitungan ulang, tanda tangan pengesahan pleno di kabupaten baru dilakukan sekitar Senin (6 Mei 2019) pukul 05.00 wita,” ujarnya.
Karena kecewa tidak lolos menuju DPRD Tabanan, relawan caleg Ni Made Rai Santini melakukan membakar bendera partainya dan mengecat hitam Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Banjar Bongan Gede.
“Ini bentuk kekecewaan dan terjadi secara spontanitas,” kata pengurus ranting PDI Perjuangan Desa Bongan, I Nyoman Suparman. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026